Komplotan Pencuri Spesialis Hewan Ternak Lintas Kabupaten Ditangkap di Subulussalam

Komplotan Pencuri Spesialis Hewan Ternak Lintas Kabupaten Ditangkap di Subulussalam

Laporan Rinto Berutu

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Tiga tersangka komplotan pencuri spesialis hewan ternak lintas kabupaten yang meresahkan warga akhirnya dibekuk. Komplotan pencuri ini diciduk jajaran Polres Subulussalam bersama barang bukti sebanyak 6 ekor sapi dan 8 ekor kambing beserta 2 unit mobil Toyota Avanza.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK, dalam konfrensi pers di Mako Polres setempat, Kamis (30/7/2020), mengatakan pengungkapan kasus pencurian ternak ini diawali laporan masyarakat pada tanggal 20 Juli 2020 lalu.

Berdasarkan laporan itu, delapan personel resmob Polres Subulussalam diturunkan untuk menyelidiki kasus tersebut. Tak berselang lama polisi ahirnya berhasil menangkap ketiga pelaku pada Jumat (24/7/2020).

Komplotan pencuri spesialis hewan ternak dan barang bukti hasil curian
Ketiga tersangka dan barang bukti hasil curian di Mako Polres Subulussalam. | ACEHSATU.COM/ Rinto Berutu

“Kita menangkap ketiga pelaku yakni HF (44), warga Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan, RB (33) warga Kecamatan Gunung meriah Kabupaten Aceh Singkil dan ML (38) warga Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam,” ujar Qori Wicaksono.

Dijelaskan, dalam melakukan aksinya ketiga pelaku menyasar hewan ternak milik warga yang dibiarkan berkeliaran atau liar.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, wilayah operasi tidak hanya di Subulussalam dan Singkil tetapi lintas kabupaten di pantai Barat Selatan Provinsi Aceh. Bahkan hingga ke Kabupaten Pakpak Barat Sumatera Utara (Sumut).

“Wilayah komplotan pencuri hewan ternak ini meliputi Kabupaten dan Kota yakni Nagan Raya, Abdiya, Aceh Selatan, Subulussalam. Bahkan hingga ke Kabupaten Pakpak Bharat Sumut,” sebut AKBP Qori Wicaksono.

Saat ini ketiga tersangka berserta barang bukti diamankan di Mako Polres setempat. Kapolres Subulusaalam menjelaskan, pasal yang dikenakan kepada pelaku itu yaitu Pasal 363 ayat 2 tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (*)