Komitmen PT Medco Dukung Kualitas Pendidikan di Wilayah Operasi

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR –  PT Medco E&P Malaka terus berkomitmen untuk mendukung kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Kali ini, Medco membantu biaya pendidikan bagi 100 siswa Sekolah Dasar (SD). Bantuan ini menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi Medco E&P dan mendukung program Pemerintah Aceh Timur yaitu Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.


Ketua Komite Sekolah, sekaligus Keuchik Blang Nisam periode yang lalu Rusli Usman menyampaikan rasa bersyukur atas bantuan Medco E&P kepada anak-anak.

“Di masa pandemi ini, kami sangat kesulitan. Bantuan Perusahaan sangat bermanfaat bagi pendidikan anak kami.” ujar Rusli Usman di acara yang digelar di Desa Blang Nisam, Indra Makmu, Selasa (11/1). Turut hadir di acara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur Saiful Basri dan Muspika Indra Makmu serta Lead Public Affair Medco E&P Malaka Maulidar Putra .

Kadis Pendidikan Aceh Timur Saiful Basri mengapresiasi kepedulian Medco E&P terhadap pendidikan di Aceh Timur. “Alhamdulillah, jika awal 2021 Medco bantu siswa dengan gawai, kini biaya pendidikan siswa,” ujar Saiful.

Sementara Danramil Kapt. INF Agung. BS mewakili Muspika Indra Makmu mengatakan, Medco E&P selama ini sangat peduli pada warga dan daerah sekitar operasinya. “Kita juga apresiasi aksi cepat Perusahaan saat penanganan banjir di Aceh Timur beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, Medco E&P dalam operasinya berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar operasi. “Perusahaan juga berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga operasi Medco E&P di Blok A berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Arif.

Sebelumnya, Medco E&P juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan, minuman dan sembako untuk korban banjir di empat kecamatan di Aceh Timur. Selain itu, juga memberikan bantuan obat-obatan untuk puskesmas setempat serta mengerahkan perahu karet dan kendaraan operasi untuk mobilitas masyarakat korban banjir. (*)