Komisi V DPRA: Plt Gubernur Lepas Tangan soal Janji Sembako untuk Warga Aceh di Malaysia

Komisi V DPRA
ketua Komisi V DPRA, Falevi Kirani. Foto Facebook

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH Komisi V DPRA menilai Plt Gubernur Aceh lepas tangan soal janji bantuan 10 ribu paket sembako untuk warga Aceh di Malaysia.

Komisi V DPRA menyorot janji Plt Gubernur dan disampaikan oleh Ketua, M Rizal Falevi Kirani dalam konferensi pers di gedung DPRA, Jumat (8/8/2020) kemarin. 

Turut hadir Sekretaris Iskandar Usman Al Farlaky, dan dua anggota dr Purnama Setia Budi dan Sofyan Puteh.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sudah diundang, namun tidak ada perwakilan Pemerintah Aceh yang menghadiri undangan komisi tersebut.

Komisi V DPRA lalu meminta klarifikasi dari Plt Gubernur Aceh terkait janji bantuan sembako untuk warga Aceh di Malaysia yang tidak direalisasi hingga kini.

Menurut Falevi mengatakan, pihaknya mengundang Plt Gubernur Aceh karena pemerintah dinilai lepas tangan soal janji bantuan 10 ribu paket sembako untuk warga Aceh di Malaysia.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyatakan tidak pernah menjanjikan sembako untuk masyarakat Aceh yang terimbas Covid-19 di Malaysia.

Falevi mengaku kecewa dengan sikap Plt Gubernur Aceh yang tidak memenuhi panggilan pihaknya.

Padahal, lanjutnya, pertemuan itu untuk mencari solusi atau jalan keluar atas persoalan yang terjadi.

Sehingga bantuan sembako tersebut bisa dirasakan juga oleh warga Aceh yang saat ini berada di perantauan Negeri Jiran.

Foto ilustrasi Sidang Paripurna Komisi V DPRA
Sidang Paripurna DPRD Tk I Aceh

Komisi V DPRA Pertanyakan Janji 10 Ribu Paket Sembako

Senada disampaikan Sekretaris Komisi V, Iskandar Usman Al Farlaky.

Menurut Alfarlaky, selama ini warga Aceh di Malaysia selalu mempertanyakan janji bantuan 10 ribu paket sembako.

Kami sangat kecewa karena setelah beberapa jam kita menunggu, Plt Gub tidak hadir, dan tidak mengirim perwakilan,” katanya.

Menurutnya, ini memperlihatkan Pemerintah Aceh tidak bertanggung jawab atas apa yang disampaikan ke publik melalui media massa.

Padahal sudah pernah mengatakan akan mengirim bantuan 10 paket sembako untuk warga Aceh yang terdampak Covid-19 di Malaysia.

Kita menyesali pernyataan Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh bahwa  Plt Gubernur tidak pernah menjanjikan sembako untuk warga Aceh di Malaysia.

“Ini sungguh informasi yang sangat absurd  sekali. Jangan berpolemik di media, kemudian beliau membantah sendiri,” ujar politisi Partai Aceh ini. (*)