Potret

Kisah Dayah Abon Hasballah Nisam, Tolak Bantuan Pemerintah Sejak Masa Belanda

“Jika bukan atas nama sedekah pribadi. Aboen Hasballah menolak pemberian tersebut,”

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA – Sebuah pintu gerbang bercat putih berdiri megah, di atas pintu gerbang terdapat tiga desain kubah, terdiri atas dua kubah kecil dan satu kubah besar.

Sisi kiri dan kanan pintu gerbang  diapit oleh pagar beton setinggi satu meter lebih.

Jika sudah melewati pintu gerbang terdapat sebuah masjid.

Masjid tersebut merupakan Masjid Sa’adah Gampong Keutapang, Kecamatan Nisam.

Masjid ini terletak Kompleks Dayah Darut Talibin Mesda. Dayah ini merupakan dayah ulama kharismatik Aceh asal Nisam, Kabupaten Aceh Utara yaitu Aboen Hasballah.

Pada Sabtu, (18/11/2017),  ACEHSATU.COM mengunjungi Dayah Darut Talibin Mesda, yang sudah berdiri puluhan tahun ini dan memiliki ciri khas tersendiri dalam menerima sedekah dari para penyumbang.

Dayah ini tidak menerima sedekah atau bantuan yang disumbangkan pemerintah untuk dayah tersebut.

Tgk Fahmi, menantu Aboen Hasballah menceritakan awal kisah Dayah Darut Talibin Mesda ini yang tidak menerima bantuan dari pemerintah.

Sejak berdiri puluhan tahun yang lalu, kata Tgk Fahmi, ketika masa penjajahan Belanda, Dayah Darut Talibin Mesda yang didirikan oleh guru Aboen Hasballah yaitu Tgk Ali Nisam sudah berwasiat bahwa dilarang menerima bantuan dari pemerintah.

Para gure (guru-red) berpesan, biarlah Dayah Talibin Mesda ini dibangun dengan sedekah yang diberikan oleh masyarakat atas nama pribadi. Para pendiri dayah terdahulu juga punya alasan kuat untuk tidak menerima bantuan dari pemerintah.

Sebabnya, jika bantuan dari pemerintah diterima ditakutkan masyarakat tidak mau lagi membantu dayah karena sudah diberi bantuan oleh pemerintah. Jika bantuan dari pemerintah tidak ada ditakutkan dayah tidak ada yang membantu lagi.

“Wasiat tidak boleh menerima bantuan dari pemerintah, biarlah dayah berdiri di atas sedekah dari masyarakat,” kata Tgk Fahmi didampingi Tgk Rayeuk.

Ditambahkan Tgk Rayeuk, memang banyak banyak pejabat-pejabat dari pemerintah mendatangi Dayah Talibin Mesda untuk memberikan bantuan, tetapi Aboen Hasballah sebelum menerima bantuan atau sedekah terlebih dahulu menanyakan bantuan yang diberikan tersebut atas nama siapa.

“Jika bukan atas nama sedekah pribadi. Aboen Hasballah menolak pemberian tersebut,” kata Tgk Rayeuk.

Sampai saat ini Dayah Darut Talibin Mesda dari tahun ke tahun pembangunannya terus dipacu baik itu asrama perempuan maupun balai pengajian. Pembangunan ini semua berasal dari sedekah masyarakat.

Ini foto-foto Dayah Darut Talibin Mesda:

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top