Kisah Asmara Nanda Berakhir Pada Seutas Tali

Kisah Asmara Nanda Berakhir Pada Seutas Tali

ACEHSATU.COM | PIDIE – Namanya Nanda DS, gadis remaja ini masih berusia 24 tahun saat ia memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis dengan seutas tali.

Gadis berparas cantik ini ditemukan meninggal tergantung di dalam rumahnya di Gampong Rambong, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 11.00 WIB,

Tak ada yang curiga, gadis yang dikenal periang ini tak terlihat menyimpan masalah.

Namun peristiwa mengheboh warga Rambong itu terjadi saat masyarakat sedang merayakan Hari Raya Idulfitri.

Kasus kematian Nanda menyimpan segudang misteri.

Dugaan sementara motif korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu akibat masalah asmara.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian, melalui Kasat Reskrim, AKP Eko Rendi Oktama, mengatakan, dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri akibat asmara.

Gadis berparas cantik itu pertama sekali ditemukan tergantung oleh ayahnya M. Nasir (58).

Saat itu baru pulang dari Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie.

Ketika hendak masuk ke rumah, ternyata pintu terkunci dari dalam.

Lalu, M. Nasir memanggil-manggil anaknya itu untuk membuka pintu.

Tak kunjung ada jawaban meski sudah lama dipanggil, sang ayah pun mendobrak pintu rumahnya.

Begitu pintu terbuka, betapa kaget pria itu melihat korban lehernya tergantung di kosen pintu kamar.

Di lokasi, polisi mencurigai kasus kematian Nanda dilatarbelakangi masalah asmara.

Sebelum menggantung dirinya dengan seutas tali, korban lebih dahulu mengabadikan tali yang membunuhnya dan disebarkan kepada temannya melalu WhatsApp. (*)