oleh

Kiprah Grup Nasyid El-Basmallah Membangun Citra Seni Islami bagi Langsa

ACEHSATU.COM | LANGSA – Nasyid El-Basmallah merupakan suatu komunitas nasyid dengan mengedepankan seni Islam sebagai ruang ekspresi. Komunitas tersebut bermaksud sebagai salah satu wadah seni Islami yang diperuntukkan bagi pecinta khazanah Islam khususnya di Aceh, Selasa (19/09/2017).

Sejak dibentuk tahun 2009 yang lalu, Nasyid El-Basmallah telah mendapatkan kesempatan tampil di berbagai even lokal maupun luar daerah bahkan telah diperkenalkan sampai ke Brunei Darussalam. Di nasional, grup nasyid tersebut dikenal juga sampai ke Kediri.

Personil yang terdiri dari Kamaruzzaman, Munandar Rahmad, M Hafidz Nabil Al-Asfa, Muhibuddin, Tgk Syibral, Tgk Amad diketuai oleh Tgk Muhammad Waly Zuhaq putra asli kelahiran Langsa, Desa Matang Seulimeng.

Nasyid El-Basmallah berdomisili di Matang Seulimeng berdekatan dengan Simpang Empat Sungai Pauh-Kuala Langsa. Di samping berkontribusi untuk menghidupkan pendidikan Islam lewat syair-syair yang dinasyidkannya, nasyid tersebut sangat aktif pula mewadahi para pemuda gampong terutama yang aktif di remaja mesjid dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam.

Kiprah maupun prestasi El-Basmallah patut dibanggakan, antaranya; Peserta Lomba Nasyid se-Langsa diadakan di Lapangan Merdeka Langsa pada 27 Juli 2016 meraih juara kedua bersaing dengan hampir sepuluhan grup nasyid. Mengisi pertunjukan seni dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemko Langsa.

Seiring perkembangan seni nasyid di Langsa yang sungguh memerlukan dukungan bersama semua pihak, Nasyid El-Basmallah berkesempatan pula mengadakan pertemuan silaturahmi dalam bentuk Buka Puasa Bersama Grup Nasyid Langsa Ramadhan 2017, mengundang seluruh komunitas/grup nasyid yang ada di seluruh Langsa.

Statisnya perkembangan seni Islami khususnya nasyid di Langsa, bagi El-Basmallah adalah suatu tantangan yang perlu dihadapi, sambil terus berlatih dan mentas di berbagai tempat, nasyid di Kota Langsa patut meraih kesempatan yang ada terkait mengisi hiburan kesenian Islami yang konon lebih diutamakan oleh pemerintah daerah, khususnya Kota Langsa.

Kiprah kesenian oleh komunitas nasyid di Langsa mestinya mendapat sambutan dari berbagai pihak, apalagi penerapan syariat Islam yang diberlakukan harus dapat dijadikan momentum bagi bangkitnya kesenian Islami khususnya nasyid.

M Hafidz seorang pengurus Nasyid El-Basmallah mengutarakan saran kepada masyarakat dan pemerintah daerah. “Saya sangat berharap agar khalayak lebih memberikan perhatian dan dukungan nyata bagi tumbuh kembangnya grup-grup nasyid yang ada, pemerintah melalui dinas Syariat Islam yang notabenenya pengambil kebijakan bagi kepentingan syariat Islam, sepatutnya mendukung penuh kiprah kesenian nasyid” Demikian tutup M. Hafidz diakhir keterangannya kepada acehsatu.com, (Muhammad Rain)

Indeks Berita