oleh

Kinerja Dinilai Lamban, Pemkab Aceh Singkil Dihadiahi Kartu Merah

-Aceh Singkil-71 views

ACEHSATU.COM | ACEH SINGKIL – Dinilai akibat lambannya Pemerintah daerah dalam merealisasikan visi misi saat mencalonkan diri dulu, Pemkab Aceh Singkil dihadiahi “kartu merah” dari pendemo, Selasa (15/01/2019).

Puluhan Massa yang mengatas namakan Organisasi Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp Aksi) menggelar aksi dan berorasi di depan Kantor Dewan Dan Kantor Bupati Aceh Singkil.

Hardinata, penanggung jawab aksi mengatakan menuntut janji perubahan yang pernah dijanjikan Bupati dan Wakil Bupati (Dulmusrid Dan Sazali S.Sos) saat kampanye pada Pilkada 2017 lalu.

BACA: Menyedihkan, 5 Kecamatan di Aceh Singkil belum Ada Kuota Gas Elpiji 3 Kg

Selain itu, mereka mendesak memecat SKPK yang tidak menjalankan fungsi secara optimal sehingga berdampak pada lambatnya “perubahan” yang diusung pemerintahan.

“Kami juga meminta Pemkab menindak tegas perusahan yang tidak menjalankan kewajiban sesuai yang di atur dalam undang – undang,” ujar Hardinata.

Mereka juga meminta Wakil Bupati Aceh Singkil agar minta maaf kepada masyarakat Aceh Singkil yang menyatakan “Banyak masyarakat Aceh Singkil yang memiskinkan diri”  disalah satu media.

Kemudian, mereka meminta agar Bupati mengusut tuntas dugaan Pungli yang terjadi di Aceh Singkil terlebih pungli pengangkatan jabatan di lingkungan ASN.

BACA: Himapas Beberkan Sejumlah Indikasi Kasus Korupsi di Aceh Singkil, Minta KPK Segera Turun

“Bupati Aceh Singkil agar segera menyelesaikan persoalan banjir yang tak kunjung selesai. Kemudian agar memperhatikan mahasiswa di luar daerah dan ebih serius meningkatkan kualitas pariwisata pemuda dan olah raga Aceh Singkil,” katanya.

Massa juga mendesak Bupati agar selesai menyelesaikan persoalan Komplik Aceh Singkil tahun 2015 lalu, Meminta segera menyelesaikan persoalan Sengketa HGU dengan masyarakat. Meminta agar Bupati kepada Dinas perhubungan memerintahkan agar menertibkan angkutan umum yang tidak sesuai dengan SOP.

Selain itu, massa juga meminta Bupati Aceh Singkil tanggung jawab atas ketidakmampuan merealisasikan rehab rumah sebanyak 358 Unit  tahun 2018 untuk masyarakat kurang mampu dari 5 Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

BACA: Kondisi Jalan Rusak Parah, Pemuda Aceh Singkil Ini Perbaiki Jalan yang Berlubang Sendirian

Aspirasi mereka disambut dan diajak dialog di ruangan Aula Bupati Aceh Singkil,  mereka disambut Wakil Bupati Aceh Singkil, Sazali S.Sos, Asisten I Mohd Ichsan, Junaidi Kepala Bappeda Aceh Singkil, dan Adi Hartono, Kepala Dinas Perhubungan.

Sebelumnya, massa mendatangi Kantor DPRK Aceh Singkil menyuarakan aspirasi orasi silih berganti. Mereka meminta agar serius mengawasi kinerja Eksekutif yang dianggap tidak serius membawa Aceh singkil lebih baik, terutama di dalam mengentasan kemiskinan.

Bila perlu kata mereka, DPRK Aceh Singkil menggunakan hak interplasi terhadap Bupati dan wakil yang di anggap tidak mampu membawa Aceh Singkil ke arah yang lebih baik. (*)

Komentar

Indeks Berita