Khalimah, Gadis Imigran Rohingya Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sesak Nafas

Khalimah, Gadis Imigran Rohingya Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sesak Nafas
ILUSTRASI - Gadis etnis Rohingya. | Foto merdeka.com

Khalimah, Gadis Imigran Rohingya Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sesak Nafas

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Khalimah, salah seorang imigran etnis Rohingya yang baru mendarat di perairan Lhokseumawe beberapa waktu lalu, dikabarkan meninggal dunia.

Ia meninggal di pengungsian Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Selasa (8/9/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

“Iya benar satu orang pengungsi Rohingya meninggal dunia di tempat penampungan sementara di BLK Lhokseumawe,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Rohingya, Marzuki kepada wartawan di Lhokseumawe.

Khalimah merupakan salah seorang pengungsi Rohingya berjenis kelamin perempuan yang berusia 21 tahun.

Jenazahnya saat ini jenazah sudah dibawa ke RSU Cut Meutia.

Dijelaskan Marzuki, saat mendarat di Pantai Ujong Blang gadis Rohingya tersebut sempat mengalami sesak nafas dan dibawa ke RSU Cut Meutia.

Setelah mendapatkan perawatan dan keadaannya mulai membaik, Khalimah kemudian dipulangkan ke kamp pengungsian.

“Dia (Khalimah) sempat dipulangkan ke camp pengungsian, namun sebelum meninggal dia mengalami sesak nafas dan keluar buih dari mulutnya. Saat dilakukan pertolongan pertama, akhirnya gadis tersebut menghembuskan nafas terakhirnya,” sebut Marzuki.

Selain itu kata Marzuki, saat ini ada dua pengungsi lainnya sedang dirawat di RSU Cut Meutia yakni Muhammad Syakir (17) dan Khatijah (16).

“Ada dua orang pengungsi yang saat ini sedang dirawat. Kita belum tau apa sakit yang dideritanya,” jelasnya. (*)