Ketua Komisi 1 DPRA Harap Tokoh MoU Helsink Hadiri Peringatan Damai Aceh

“Ini saya nilai penting agar semua pihak bisa melihat sejauh mana jalannya damai yang digagas di Helsinki dulu.
Iskandar Usman Al-Farlaky

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Ketua Komisi 1 DPRA Harap Tokoh MoU Helsink hadiri Peringatan Damai Aceh.

Peringatan Hari Damai Aceh yang jatuh pada 15 Agustus 2022, Iskandar Usman Al-Farlaky yang juga Ketua Komisi I DPR Aceh meminta para pihak yang terlibat dalam proses penandatanganan perjanjian tersebut di Helsink turut hadirkan.

Para pihak yang terlibat dalam MoU Helsinki supaya diundang pada perayaan Hari Damai Aceh sehingga acara tersebut lebih berkesan dan bermakna.

“Kita minta perayaan Hari Damai Aceh dihadiri para pihak yang terlibat dalam perjanjian atau MoU Helsinki,” kata Al-Farlaky, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Al-Farlaky, para pihak yang dimaksud yaitu para tokoh yang terlibat dalam perjanjian baik dari Pemerintah Indonesia ketika itu dan petinggi GAM, serta tokoh lainnya.

Kemudian juga perlu dihadirkan mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari selaku penengah dalam perjanjian di Helsinki.

“Ini saya nilai penting agar semua pihak bisa melihat sejauh mana jalannya damai yang digagas di Helsinki dulu.

Jadi perayaan Hari Damai Aceh bukan sekadar seremonial belaka. Bukan sekadar seremonial yang selesai acara selesai,” ujar politisi muda Partai Aceh ini.

“Dengan hadirnya para pihak tadi, akan ada diskusi terkait persoalan-persoalan Aceh yang belum tuntas.

Kemudian menjadi pembahasan dan ada komitmen dari para pihak untuk membantu menuntaskan persoalan tadi,” ujar politisi asal Aceh Timur ini lagi.

Dirinya berharap persoalan yang mengganjal antara Aceh dan pemerintah pusat dapat segera dituntaskan serta tak menjadi persoalan di kemudian hari.

“Kalau melihat proses damai di sejumlah negara, banyak yang akhirnya kembali berkonflik karena adanya persoalan yang tak tuntas. Kita tak ingin ini terjadi di Aceh,” kata mantan aktivis mahasiswa IAIN Ar-Raniry ini lagi.