ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menilai beberapa perusahaan mempermainkan harga disaat keadaan ekonomi masyarakat memburuk akibat lemahnya harga TBS di Subulussalam.

Hal itu disampaikan Ketua Apkasindo Subulussalam, Subangun melalui siaran persnya kepada ACEHSATU.COM, Rabu (14/8/2019)

“Harga Papan saat ini, Rabu 14 Agustus 2019. BSL adalah Rp 1.010 Rupiah /kg, Sementara  BDA Rp 990, GSS Rp 1.080, SSN Rp1.000. Harusnya harga saat ini di tingkap PKS sudah berkisar Rp 1.100 – 1.150 Rupiah”, ungkap Subangun.

Selain itu, diakuinya menurut Subangun, Pemerintah Subulussalam serius memantau harga TBS di Subulussalam.

“Melalui tim penetap  harga TBS Provinsi, yang wajib dipatuhi oleh setiap PKS di Aceh. Tim ini rapat sebulan sekali, untuk menetapkan harga TBS di tingkat pabrik sesuai umur tanaman. Selebihnya ini adalah karena didukung membaiknya harga CPO seminggu yang lalu,” ujarnya.

Pihaknya juga memantau dan mengawasi kerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantir wilayah Sumut I.

“Dalam  kondisi sulit saat ini agar tidak ada perusahaan yang permainkan harga,” imbuhnya. (*)