Ketika Presiden Donald Trump Temukan Vaksin AIDS, Kok Bisa?

ACEHSATU.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump keceplosan mengatakan bahwa kemampuan para ilmuwan dalam menghasilkan vaksin AIDS, bisa juga menghasilkan vaksin virus corona (COVID-19). Faktanya, tidak ada penemuan vaksin AIDS hingga saat ini.

Seperti dikutip dari AP, Trump berbicara kepada di Gedung Putih tentang kebijakan dan pandemi Corona untuk penandatanganan perintah eksekutif yang mendorong praktik penegakan hukum yang lebih baik.

Di tengah Pidato, Trump berbicara tentang peluang para ilmuwan menemukan vaksin Corona. “Mereka adalah orang-orang – yang terbaik, paling cerdas, paling cemerlang di mana saja, dan mereka datang dengan vaksin AIDS. Mereka datang dengan … berbagai hal,” ujar Trump, Selasa (17/6/2020).

Presiden dari negara terkuat di dunia ini mungkin ingin merebut sebuah milestone yang ditunggu-tunggu oleh dunia kesehatan, yakni vaksin AIDS. Faktanya, riset puluhan tahun yang diselenggarakan oleh sejumlah negara belum berhasil untuk menemukan vaksin AIDS.

Hampir 38.000 orang didiagnosis dengan infeksi HIV di AS dan sekitar 1,7 juta secara global pada tahun 2018, menurut total terbaru.

Sebelumnya, Donald Trump juga mengandalkan Hydroxychloroquine untuk mengobati virus corona. Bahkan ia mengaku mengkonsumsi obat ini untuk mencegah

Namun, Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) menyetop penggunaan Hydroxychloroquine (HCQ) dan Chloroquine (CQ) sebagai obat virus Corona Covid-19. Alasannya obat ini tak ampuh obati virus yang pertama kali merebak di Wuhan China ini.

Dalam pernyataan resminya, FDA menyebut hydroxychloroquine dan chloroquine tidak efektif mengobati Covid-19.

“Selain itu, mengingat efek samping serius ke jantung dan efek samping serius lainnya, manfaat dan potensi CQ dan HCQ untuk digunakan semakin meragukan,” tulis FDA seperti dilansir dari CNBC International, Rabu (17/6/2020). (*)