https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Kesal, Duda di Sibolangit Ini Tusuk Kekasihnya Berstatus Janda, Sempat Bergumul di Semak-semak
ILUSTRASI - Duda pelaku penusukan terhadap kekasinya yang seorang janda
Peristiwa itu bermula ketika keduanya pulang berlibur di pemandian air panas.

Kesal, Duda di Sibolangit Ini Tusuk Kekasihnya yang Janda, Sempat Bergumul di Semak-semak

ACEHSATU.COM | DELI SERDANG – Peristiwa penusukan dialami seorang janda asal Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Donna, nama janda itu, diduga ditusuk pacarnya sendiri, seorang pria berstatus duda bernama Aritha Ersada Sembiring (38), akibat tak memberi uang jajan.

Peristiwa itu bermula ketika keduanya pulang berlibur di pemandian air panas.

Namun dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, pasangan kekasih itu bertengkar mulut.

Akhirnya pertengkaran hebat tak terhindari. Keduanya bahkan sempat terlibat pergumulan di semak-semak.

Sang duda yang emosi, lantas mencabut sebilah pisau yang dibawanya dan diduga menusukkannya ke tubuh sang janda.

Aritha Ersada Sembiring akhirnya ditangkap polisi. Ia diduga menusuk Donna Ginting di Sibolangit, Deli Serdang, Sumut.

Polisi menyebut Aritha dan Donna merupakan duda dan janda yang berpacaran.

“Penangkapan satu orang laki-laki dewasa yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan berencana mengakibatkan korban luka berat dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat sebagaimana dimaksud Pasal 353 ayat (2) juncto Pasal 351 ayat (2) KUHP,” kata Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Peristiwa ini diduga terjadi di Jalan Jamin Gintin Km 49, Bandar Baru, Sibolangit, Rabu (2/9). Polisi menyebut kasus ini terungkap berawal dari laporan warga yang melintas di TKP.

“Tim Tekab Unit Reskrim Polsek Pancur Batu mendapat laporan bahwa ada seorang wanita tergeletak berlumuran darah di TKP. Selanjutnya mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan serta olah TKP,” ujarnya.

Pulan dari Sidebuk-debuk

Dedy menyebut penusukan itu diduga terjadi setelah korban dan terduga pelaku bersama-sama mandi air panas di wilayah Sidebuk-debuk dan menginap di sana. Dalam perjalanan pulang, Donna dan Aritha diduga terlibat cekcok.

“Di dalam perjalanan, pelaku dan korban bertengkar mulut di atas sepeda motor karena korban selalu minta uang kepada pelaku tapi tidak diberi sehingga korban marah.”

Karena kesal, pelaku berhenti di pinggir jalan, kemudian pelaku dan korban berkelahi serta bergumul terjatuh ke semak-semak.

“Namun posisi korban berada di bawah atau tertindih. Selanjutnya pelaku mencabut sebilah pisau belati yang sudah dibawanya, kemudian menusuk perut korban sebanyak tiga kali, lalu meninggalkan korban dan membawa sepeda motor serta HP korban,” ujarnya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan menangkap Aritha di Karo pada hari yang sama. Dia menyebut kedua orang itu adalah janda dan duda yang berpacaran.

“Pacaran. Janda dan duda,” tuturnya. (*)

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik