Kepala Perwakilan RI Gelar Forum Debriefing dengan Umuslim

Forum Debriefing digelar Pemerintah Indonesia dengan Universitas Almuslim Peusangan, Kabupaten Bireuen, melalui zoometing.
Forum Debriefing
Rektor Umuslim Dr Marwan Hamid MPd didampingi Wakil Rektor I Dr H Hambali SE MPd mengikuti zoometing. (Foto/Istimewa).

Forum Debriefing

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Forum Debriefing digelar Pemerintah Indonesia dengan Universitas Almuslim Peusangan, Kabupaten Bireuen, melalui zoometing.

Kegiatan sebagai wahana akuntabilitas publik duta besar telah melaksanakan penugasannya di luar negeri, dibuka oleh Dyah Lestari Asmarani kepala pusat P3K2 Asia Fasifik dan Afrika, Senin (23/11/20202).

Kegiatan Diprakarsai Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri RI, ujar Rektor Umuslim Dr Marwan Hamid MPd melalui Kabag Humas Kemahasiswaan Zulkifli MKom kepada Acehsatu.Com, Kamis (26/11/2020) pagi.

Forum Debriefing
Rektor Umuslim Dr Marwan Hamid MPd didampingi Wakil Rektor I Dr H Hambali SE MPd mengikuti zoometing. (Foto/Istimewa).

Dijelaskan juga, forum ini merupakan pertanggungjawaban atas tugas yang telah dijalani dan memberikan informasi bagaimana kerjasama kedua negara dalam politik, sosial dan budaya. Forum ini juga mengupdate bagaimana keadaan warga Indonesia di berbagai negara salah satunya Afrika.

Forum ini digelar guna memperkaya saran rekomendasi kebijakan untuk hubungan bilateral antara dua negara. Diharap ada saran dari akademisi untuk perencanaan kebijakan lebih baik kedepan. Forum ini akan dilaksanakan 12 kali debriefing, dan ini merupakan yang ke 10.

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media bagi pemangku kepentingan, khususnya pemerhati politik luar negeri, pemerintah daerah dan civitas akademika untuk berdiskusi langsung dengan pelaku/praktisi politik luar negeri Indonesia.

Acara dibuka oleh Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menghadirkan dua narasumber merupakan duta besar yang telah menyelesaikan masa tugas dari berbagai perwakilan RI di luar negeri.

Yaitu Soehardjono Sastromihardjo (Duta Besar luar biasa bekuasa penuh RI untuk  Republik Kenya merangkap Kongo, Mauritius, Somalia dan Uganda (periode 2016-2019) dan Edi Basuki (Duta Besar luar biasa berkuasa penuh RI untuk Republik Namibia merangkap Angola (periode 2016-2019).

PLt Kantor Hubungan Internasional (KUI) Umuslim Peusangan,  Teuku Cut Mahmud Aziz SFil MA menyampaikan, forum ini sebagai tempat menggali ilmu sebanyak mungkin serta peluang kerjasama.

Diharapkannya ada beberapa kerjasama dalam bidang pendidikan yang dapat dilakukan dengan negara Afrika. “Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Kemenlu guna melihat seberapa berhasilkah kinerja yang telah mereka lakukan,” ujarnya.

Rektor Umuslim Dr Marwan Hamid MPd mengapresiasi kegiatan ini dan berharap adanya tindak lanjut membuka kerjasama dengan berbagai kalangan di luar negeri. “Saat ini salah satu pencapaian yang telah dilakukan merintis kerjasama dengan pemerintah India untuk pengembangan pulau Andaman”, jelas Marwan Hamid. (*)