Kemenag Minta Calon Haji Aceh batasi barang bawaan ke Tanah Suci

Pembatasan barang bawaan tersebut tidak hanya saat pemberangkatan atau embarkasi, tetapi begitu juga untuk kepulangan atau debarkasi ke Tanah Rencong.
Siap berangkat, calon haji Aceh diminta batasi barang bawaan ke Tanah Suci
Dokumentasi - Pemasangan mesin x-ray untuk mendeteksi barang bawaan calon jamaah haji di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Kamis (9/6/2022).

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Kemenag Minta Calon Haji Aceh batasi barang bawaan ke Tanah Suci.

Guna memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah dalam menunaikan ibadah haji, Kemenag Aceh meminta calon jamaah haji (CJH) Aceh agar tidak membawa barang berlebihan ke Tanah Suci,

“Kami ingatkan kepada setiap jamaah agar tidak membawa barang bawaan yang dilarang dan berlebihan, baik saat berangkat maupun ketika kembali ke Tanah Air,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal di Banda Aceh, Senin.

Dijelaskan Iqbal, masing-masing calon jamaah haji dibatasi membawa barang hanya seberat 32 kilogram untuk isi koper dan tujuh kilogram isi tas tangan.

Pembatasan barang bawaan tersebut tidak hanya saat pemberangkatan atau embarkasi, tetapi begitu juga untuk kepulangan atau debarkasi ke Tanah Rencong.

Selain koper dan tas tangan, kata dia, pihak maskapai juga memberikan tas paspor kepada setiap jamaah. “Jadi total ada tiga tas. Tas koper, tas tangan dan tas paspor,” katanya.

Di samping itu, kata Iqbal, dirinya sudah meninjau persiapan asrama haji embarkasi Aceh untuk memastikan semua fasilitas berjalan dengan baik, seperti ruang makan, tempat transit, x-ray, pengukuran berat barang, tempat penerimaan dan aula pelepasan jamaah haji.

Kemenag Aceh komitmen untuk memberi pelayanan terbaik pada musim haji tahun pertama pasca pandemi COVID-19 ini, sehingga tidak ada jamaah yang tidak mendapatkan pelayanan.

“Kita berharap dan berdoa semoga perjalanan haji perdana ini, mulai dari berangkat hingga pulang dapat berjalan tertib, semua pelayanan prima dan maksimal,” katanya.

Jamaah haji Aceh akan terbang ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional SIM Blang Bintang Banda Aceh.

Kloter pertama masuk asrama haji pada Selasa (14/6) besok, dan jamaah akan berangkat ke Tanah Suci sekitar pukul 01.25 WIB dini hari.

Musim haji tahun ini Aceh memberangkatkan jamaah sebanyak 1.988 orang ditambah petugas sebanyak 34 orang, sehingga total 2.022 jamaah.

Semua jamaah akan diterbangkan dalam enam kloter, masing-masing  kloter 393 orang terdiri atas lima kloter penuh dan satu kloter campuran.

“Dalam kloter campuran, jamaah asal Aceh akan bergabung dengan sebagian jamaah Medan, Sumatera Utara,” katanya.