Kemenag Aceh Ganti Absen Fingerprint dengan Deteksi Wajah

0
8
Gedung Kemenag Aceh (Agus Setyadi/detikcom)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH –  Kantor Wilayah Kemenag Aceh mengganti absen sidik jari (fingerprint) dengan deteksi wajah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran virus Corona (COVID-19) di Tanah Rencong.

“Absen sudah kita antisipasi yang selama ini fingerprint pakai tangan kita sudah mengubahnya dengan mendeteksi wajah. Jangan ada sentuhan,” kata Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kemenag Aceh Saifuddin kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Aceh tetap diwajibkan melakukan absen sebanyak empat kali dalam sehari. Namun caranya saja yang diubah.

Menurut Saifuddin, langkah lain yang dilakukan Kemenag untuk mengantisipasi peredaran Corona adalah melarang ASN melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, terutama wilayah terjangkit. Edaran untuk para ASN, jelasnya, sudah dibikin pada Minggu (15/3) lalu.

“Kita nggak inginkan setelah kembali bermasalah buat kita semua,” jelasnya.

Sementara itu, untuk ASN yang berada di luar daerah, Saifuddin meminta mereka mengecek kesehatan lebih dulu sebelum masuk kantor. ASN dibolehkan masuk kantor setelah dipastikan tidak terjangkit virus Corona.

“Kita ingin pegawai yang kembali ke Aceh untuk memeriksa diri ke dokter,” sebutnya.

Selain itu, mulai Senin (16/3) lalu, Kemenag Aceh meniadakan upacara atau apel. Rapat dengan skala besar juga bakal ditunda untuk sementara waktu.

“Seluruh kegiatan yang mengundang massa seperti workshop, sosialisasi, dan lain-lain ditunda untuk sementara,” bebernya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here