oleh

Kembali Pasangan Khalwat Dicambuk, Satu Terpidana Batal Dieksekusi

-Banda Aceh-82 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH — Pelaksanaan hukuman cambuk kembali dilakukan, namun salah satu terpidana batal dieksekusi karena tidak mendapatkan rekomendasi dari tim medis, Kamis 31/01/2019.

Pelaksanaan hukuman cambuk ini dilaksanakan di halaman Meunasah Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yang disaksikan oleh masyarakat umum serta para muspika setempat.

Pelaksanaan eksekusi cambuk ini untuk dua pasang terpidana, masing-masing adalah SR dan  MF lalu A dan NS dengan tempat kejadian perkara yang terpisah.

Kedua pasang terpidana secara nyata melanggar pasal pasal 23 ayat (1) jo. Pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Petugas mengawal salah seorang terpidana keluar dari ruang penitipan sementara. Ratno Sugito

BACA: Hingga November 2018, DSI Kota Langsa Eksekusi Cambuk 16 Pelanggar Syariat, Maisir Peringkat Pertama 

Namun pada akhir pelaksanaan hukuman cambuk petugas dari tim medis membacakan surat rekomendasi untuk menunda pelaksanaan hukuman cambuk untuk salah terdakwa MF dikarenakan dalam kondisi yang kurang sehat.

Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. H. Zainal Arifin saat diwawancarai oleh ACEHSATU.COM mengatakan “Pelaksanaan hukuman ini tetap akan dilaksanakan untuk siapa saja.”

Petugas Satpol PP dan WH sedang membantu salah seorang terpidana yang telah di eksekusi. Ratno Sugito

“Pelaksanaan hukuman cambuk ini tidak untuk mencederai. Bila tim medis mengeluarkan rekomendasi tidak layak untuk dilanjutkan maka kita akan tunda pelaksanaan hukuman tersebut” tambah Keucik Zainal, pangilan akrab Wakil Walikota Banda Banda Aceh tersebut.

MF, salah seorang terpidana terlihat menangis dan ingin hukuman cambuk untuk dirinya untuk tetap dilaksanakan, walau tim medis mengeluarkan rekomendasi penundaan eksekusi untuk dirinya.

MF juga telah menandatangani surat pernyataan diri siap menerima resiko apapun bila pelaksanaan hukuman tetap dilakukan atas dirinya. (*)

Komentar

Indeks Berita