Keluarga  PDP Positif Covid-19 Dapat Sembako, Ini Alasannya

Keluarga  PDP Positif Covid-19 Dapat Sembako, Ini Alasannya  

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Empat kepala keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumahnya di Kampung Alur Cucur, Kecamatan Rantau mendapat bantuan sembako dari Pemkab Aceh Tamiang, kemarin.

Keempat kepala keluarga yang mendapat bantuan sembako tersebut merupakan keluarga santri berstatus PDP yang terkonfirmasi positif covid-19 dan keluarga Orang Dalam Pantauan (ODP) yang menjalani isolasi selama 14 hari, bantuan tersebut untuk meringankan beban mereka selama mereka dirumah saja.

Bantuan tersebut disampaikan Asisten I, Zulfikar mewakili Bupati Aceh Tamiang, Mursil, Jumat (1/5/2020).

Kabag Humas Pemkab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita mengatakan, sembako berkisar Rp 1 juta tersebut diterima langsung perwakilan keluarga pasien untuk meringankan kebutuhan mereka.

Menurut Devi, Bupati langsung memerintah untuk mengantar bantuan sembako tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap keluarga PDP terkonfirmasi Positif Covid-19 maupun yang masih ODP.

Pada kesempatan tersebut, Devi juga menyampaikan pesan Bupati Mursil, agar masyarakat sekitar jangan membully apalagi mengucilkan mereka, namuan sebaliknya memberi support dan empati agar mereka tidak terpuruk dan imunitas tubuh mereka menurun.

Dengan memberikan mereka support, sambung Devi, baik materil dan non materil, kondisi mereka secepatnya akan pulih dan keadaan psikis keluarga akan segera membaik, karena Covid-19 ini bukan saja mengganggu kesehatan dan terhambatnya ekonomi masyarakat melainkan berdampak pada semua bidang, dan yang paling krusial rasa kepedulian antar sesama untuk saling tolong menolong.

“Kepada masyarakat Aceh Tamiang, mari bersama-sama kita cegah penyebaran Covid-19 di Bumi Muda sedia ini, berkomitmenlah pada diri sendiri untuk gunakan masker, keluar rumah seperlunya, lakukan Sosial Distancing  dengan menghindari keramaian, ikuti aturan protokol kesehatan yang sudah berulang-ulang kali disosialisasikan hingga tingkat kampung, agar kita cepat keluar dari situasi pandemi ini”, seru Devi mengutip pernyataan Bupati. (*)