Kekeringan di Pijay Belum Berdampak Terhadap Tanaman Padi

Bahkan sekitar 350 hektare tanaman padi di Kecamatan Meureudu dan Bandarbaru kini sudah panen dengan hasil memuasakan (rata-rata 7 ton per-hektare.
Kekeringan di Pijay
PENCARI upah mengangkut gabah dari sawah di Pidie Jaya. Ongkosnya tergantung menurut jarak.Abdullah Gani/Acehsatu.com

Kekeringan di Pijay Belum Berdampak Terhadap Tanaman Padi

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Kendati belakangan iklim atau cuaca di Pidie Jaya tergolong cerah, namun belum berdampak terhadap pertanaman terutama tanaman padi.

Lahan sawah di semua kecamatan masih dapat diairi.

Bahkan sekitar 350 hektare tanaman padi di Kecamatan Meureudu dan Bandarbaru kini sudah panen dengan hasil memuasakan (rata-rata 7 ton per-hektare.

Kadis Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie Jaya, drh Muzakir MM kepada ACEHSATU.COM, Rabu (17/3/2021) mengatakan, ketersediaan air masih memadai.

Dari delapan kecamatan di wilayahnya, hanya sebagian kecil yang masih butuh air karena sedang masa primordia (mengeluarkan bulir), sementara lainnya.mulai menguning.

“Alhamdulillah sawah di Pijay tidak terkendala air,” timpal Muzakir dengan perasaan lega..

Pertumbuhan tanaman padi masih normal atau tidak terkendala masalah air, lanjut Muzakir, adalah berdasarkan hasil pantauan penyuluh pertanian di semua wilayah kerjanya masing-masing.

Setiap hari mereka ke lapangan mengamati kondisi tanaman padi termasuk ada atau tidaknya kekeringan.

“Saya tadi (maksudnya kemarin—red) bersama Kabid juga ke lapangan,” papar Kadistan.

Beberapa petani Meurahdua dan Ulim yang dihubungi ACEHSATU.COM terpisah mengaku, hingga saat ini pertumbuhan tanaman padi masih normal.

Kekeringan di Pijay
PENCARI upah mengangkut gabah dari sawah di Pidie Jaya. Ongkosnya tergantung menurut jarak.Abdullah Gani/Acehsatu.com

Seperti diutarakan, Ismail dan M Nur, dua petani Gampong Blang Meurahdua.

Senada juga disampaikan Sulaiman dan M Daud Yahya petani Manyang Lancok Meureudu.

“Alhamdulillah tanaman padi tak terkenda aiar,” kata M Daud.

Kabid Produksi Distanpang Pijay, Safri Sallam SP, MP yang dihubungi mengatakan, beberapa petani Meureudu dan Bandarbaru kini sedang berlangsung panen dan hasilnya lumayan bagus.

Disebutkan, hasil yang dicapai antara 6-8 ton perhektare atau rata-rata 7 ton.

Dilihat dari jadwal, panen kali ini tergolong tepat waktu, sehingga terhindar dari hama/penyakit, sebut Safri. (*)