Kejari Aceh Timur Musnahkan Barang Haram

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Timur memusnahkan sejumlah barang bukti kejahatan yang telah inkracht atau memiliki putusan hukum tetap sepanjang periode Januari-Mei 2021.haram
Materi pasal pelarangan narkotika untuk pelayanan kesehatan, Dwi Pertiwi. Anandatercintanya, Musa Ibn. Hasan Pedersen menghembuskan napas terakhir pada 26 Desember 2020 setelah berjuang 16 tahun hidup dengan cerebral palsy atau lumpuh otak.

Kejari Aceh Timur Musnahkan Barang Haram

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Timur memusnahkan sejumlah barang bukti kejahatan yang telah inkracht atau memiliki putusan hukum tetap sepanjang periode Januari-Mei 2021.

“Tujuan pemusnahan barang bukti agar tidak dapat dimanfaatkan lagi oleh oknum tidak bertanggung jawab,” kata Kepala Kejari (Kajari) Aceh Timur Sumeru melalui Kepala Barang Bukti dan Barang Rampasan Hanita Azrica di sela-sela pemusnahan di halaman Kantor Kejari Aceh Timur di Idi, Senin.

Hanita Azrica juga mengatakan pemusnahan barang bukti tersebut yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut merupakan tugas jaksa melaksanakan putusan pengadilan.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 35 perkara. Rinciannya, sebanyak 780,20 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 10,33 gram narkotika jenis ganja, serta 175.75 gram narkotika jenis ekstasi.

Selanjutnya, kata Hanita Azrica, satu perkara orang dan harta benda dengan barang bukti sebuah baskom plastik warna hitam. Sedangkan dari perkara keamanan negara dan ketertiban umum sebanyak enam kasis yang terdiri dari tindak pidana uang palsu senilai Rp1,7 juta.

Kemudian, kejahatan pengrusakan hutan dengan barang bukti korek api serta pelepah daun kelapa, kejahatan memasuki rumah orang tanpa izin dengan barang bukti berupa baju celana pendek sendal dan stik bambu bekas tusuk sate.

“Serta, kejahatan pengrusakan berupa satu pisau dapur satu mobil bekas dan satu botol plastik berisi bensin. Semua barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar,” kata Hanita Azrica.