Kejari Aceh Timur Setor Uang Pengganti dari Terpidana Korupsi PT KAI Sebesar Rp 2 Miliar ke Kas Negara

Penyetoran uang ke kas negara itu sebagai pelaksanaan eksekusi pidana uang pengganti dari dua terpidana kasus korupsi PT Kereta Api Indonesia (KAI)
kejaksaan aceh timur
kejaksaan aceh timur sedang saat mentranfer uang ke bank BSI untuk kas Negara

ACEHSATU.COM | Aceh Timur – Uang pengganti dari terpidana korupsi Pt KIA sebesar 2 Milliar sudah disetor oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur Semeru SH MH, didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Hanita Azrica SH MH serta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Muhammad Jeki SH, ke kas negara melalui PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Persero Cabang Idi Rayeuk, Kamis (10/11/2022) lalu.

Penyetoran uang ke kas negara itu sebagai pelaksanaan eksekusi pidana uang pengganti dari dua terpidana kasus korupsi PT Kereta Api Indonesia (KAI), Hal tersebut disampaikan Kajari Aceh Timur, Semeru SH.

Kajari menjelaskan, berdasarkan putusan Majelis Hakim Tingkat Kasasi yang telah berkekuatan hukum tetap kedua perkara yang sudah inkracht tersebut antara lain terpidana Muhammad Iman Prayoga yang dipidana uang pengganti sebesar RP1.872.000.000, sesuai dengan putusan Majelis Hakim Tingkat Kasasi Mahkamah Agung R.I No.2299 k/pid.sus/2022 tanggal 28 juni 2022.

Dan terpidana Saefudin Bin Sobandi dengan pidana uang pengganti sebesar Rp150.000.000, berdasarkan putusan Majelis Hakim Tingkat Kasasi Mahkamah Agung R.I No.2938 k/pid.sus/2022 tanggal 27 juli 2022.

Labih lanjut Kajari mengatakan, sejak proses penuntutan dipersidangan, tim penuntut umum Kejaksaan Negeri Aceh Timur telah menitipkan barang rampasan berupa uang tunai yang dititipkan di rekening penampungan lainnya (RPL) Kejaksaan Negeri Aceh Timur pada Bank BSI Cabang Idi Rayeuk.

“Selanjutnya guna tuntasnya penyelesaian kedua perkara tersebut uang rampasan yang dititipkan tersebut berdasarkan putusan Majelis Hakim diperhitungkan sebagai eksekusi pidana denda dan pidana uang pengganti,” tutup Semeru.