Keindahan Gampong Nusa Aceh Besar Mampu Memikat Hati Wisatawan Asal Amerika

wisatawan asal Amerika itu takjub akan keindahan alam yang ada di Gampong Nusa serta aktivitas masyarakat yang memperlihatkan kearifan lokal Aceh
Keindahan Gampong Nusa pikat hati wisatawan asal Amerika
Aron dan teman senegaranya di Amerika belajar membuat layang bersama pemuda Gampong Nusa.(14/8/2022). (Antara)

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Keindahan gampong Nusa Aceh Besar mampu memikat hati wisatawan asal Amerika.

Gampong Nusa terletak di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat ibukota Banda Aceh.

Gampong Nusa di juluki dengan Desa Wisata yang memiliki Anugerah Keindahan alam serta budaya yang mampu menarik hati Aron, wisatawan mancanegara asal Amerika Serikat.

Baca Juga: Sikula Nusa, Cara Gampong Nusa Aceh Besar Wariskan Keunebah Indatu ke Penerus  

Aron berkata awalnya tidak terlalu tahu mengenai Desa Wisata Gampong Nusa, tetapi setibanya di sana, wisatawan asal Amerika itu takjub akan keindahan alam yang ada di Gampong Nusa serta aktivitas masyarakat yang memperlihatkan kearifan lokal Aceh.

“I don’t know too much about Nusa, but it’s really nice,” kata Aron saat berkunjung ke Gampong Nusa, Minggu. 

Di Gampong Nusa, Aron dan teman-temannya berkesempatan belajar bersama puluhan anak-anak Sikula Nusa yang sedang membuat kreasi dari daun pohon kelapa dan kreasi layang-layang.

Mata Aron sibuk mengamati anak-anak yang melipat-lipat daun pohon kelapa yang perlahan mulai berbentuk pedang. 

Beberapa anak-anak laki-laki yang sibuk mengikat bambu dengan benang jagung untuk dibuat menjadi kerangka layang tak luput dari amatan mata Aron yang berkacamata dengan lensa bening bersegi empat dengan dan gagang hitam menempel di atas daun telinganya.

Kedatangan Aron tentunya disambut masyarakat Gampong Nusa, oleh pemuda gampong, ia ditawari untuk mencoba membuat kreasi layang dari bambu seperti yang dibuat anak-anak Sikula Nusa.

Bambu untuk kerangka layang dari pemuda gampong sudah berpindah di tangan Aron. Ia mencoba berinteraksi untuk mendapat petunjuk tentang cara menyusun kerangka tersebut. 

Karena Aron tidak bisa bahasa Indonesia, ia mencoba sebisa mungkin memahami apa yang disampaikan.

Beberapa kali Aron kebingungan dan meminta bantuan teman senegaranya yang mahir bahasa Indonesia untuk memberi petunjuk. 

Kata Aron, kedatangannya ke Indonesia ini untuk mengunjungi temanya yang sudah berdomisili di Aceh. Kehadirannya di sini juga sekaligus untuk belajar tentang perbedaan kebudayaan.

Dan budaya yang ditunjukkan anak-anak Gampong Nusa ini menyimpan pengalaman yang spesial di hidupnya. 

“Activitiy of the children here it was really good, i learn how to make kite, it very nice and seems to be having fun,” katanya. 

Aktivitas bermain layangan ini mengingatkan Aron dengan pengalaman masa kecilnya yang sekarang ini jarang dijumpai di Amerika. Aron senang bisa kembali bernostalgia bermain layang di Gampong Nusa.

Pemandangan yang paling di suka Aron di Gampong Nusa ialah pemandangan gunung yang dikelilingi hamparan sawah disirami dengan sinar kuningnya matahari hingga membuat gunung dan sawah seolah ikut bercahaya. 

“I love the beautiful views at the mountains,” katanya.