Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, Lintas Organisasi Pers Subulussalam dan Singkil Gelar Aksi Solidaritas

Laporan Mansyah Berutu

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Sejumlah Jurnalis Lintas Organisasi Pers di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil akan menggelar unjuk rasa pada Senin (20/01/2020).

Unjuk rasa para jurnalis tersebut dalam rangka mengecam intimidasi yang dialami oleh beberapa rekan wartawan di Aceh salah satunya Jurnalis media Online yang diancam tembak di Aceh Barat beberapa waktu lalu.

Unjuk rasa rencananya mulai 10.00 WIB pagi mengambil tempat mulai dari seputaran Tugu BPD Aceh jalan Rundeng Kota Subulussalam hingga ke depan Mapolres Kota sSubulussalam.

Para jurnalis juga telah menyiapkan beberapa sepanduk yang bertuliskan “Stop Kekerasan Terhadap Wartawan” wartawan juga butuh belaian bukan kekerasan, wartawan adalah Mitra TNI—POLRI dan kerja wartawan dilindungi UU No. 40 Thn 1999 tentang Pers.

Koordinator Aksi Rofi Rahendra yang juga jurnalis dari salah satu media Telivisi di indonesia mengatakan, aksi solidaritas ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama jurnalis dan sebagaimana yang telah kita ketahui adanya pengancaman terhadap saudara kita di Aceh Barat.

Rofi juga mengajak seluruh wartawan dari berbagai Media baik dari Media Online, dan Media Cetak untuk ikut bergabung dalam Aksi tersebut.

“Dalam aksi ini kita meminta pihak berwenang mengusut tuntas tindak kekerasan terhadap salah satu Jurnalis Modus Aceh, Firmansyah yang telah menjadi korban intimidasi setelah menulis Berita tentang Penghadangan warga terhadap angkutan tiang Pancang PLTU di Tabloit Mingguan Modus Aceh,” ungkap Rofi.

“Kita juga mengecam tindakan kekerasan terhadap jurnalis dan meminta aparat kepolisian untuk mengusut perkara Aidil hingga tuntas, karna kita ketahui, pelaku pengancaman itu hanya dikenakan pasal perbuatan tidak menyenangkan, padahal korban sempat memperlihatkan senjata yang diduga mirip Pistol oleh Pelaku,” tutup Rofi. (*)