Aceh Barat

Kebakaran Lahan Kembali Melanda Aceh Barat

Upaya pemadaman api tersebut menggunakan alat Mesin sedot air Robin 2 unit dan manual (ranting-ranting pohon).

ACEHSATU.COM | MEULABOH – Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di Aceh Barat yang berdampak pada munculnya kabut asap mengepung di beberapa titik.

Informasi diperoleh ACEHSATU.COM kebakaran lahan terjadi di kawasan Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan.

Untuk memadamkan api tersebut sudah dikerahkan tim dari Polri, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam dua hari terakhir. “Upaya pemadaman masih terus kita lakukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat T Syahluna Polem kepada Serambi kemarin.

Dia mengatakan pemadaman api dilakukan bersama Polri dan TNI dengan harapan kebakaran lahan tidak terus meluas. Namun beberapa titik yang terbakar mulai dapat dipadamkan. Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho kemarin mengatakan pengerahan personel Polres ke lokasi kebakaranlahan sudah dilakukan beberapa hari terakhir.

Termasuk kemarin pihaknya membantu memadamkan api dengan harapan tidak meluas. “Seluruh personel kita kerahkan. Mereka masuk hingga ke dalam kawasan kebakaran dengan jalan kaki yang tidak terjangkau armada kebakaran,” katanya.

Teguh menyatakan pihaknya juga terus melakukan penyelidikan untuk memastikan kembali penyebab kebakaran lahan gambut. Namun sejauh ini pemadaman dilakukanmelalui jalur darat.

Kebakaran lahan yang melanda Aceh Barat menyebabkan kabut asap. Pada malam hari sejumlah sejumlah ruas jalan di Meulaboh tampak berkabut hingga membuat warga terganggu.

“Kabut asap mulai kembali muncul seperti kejadian dampak kebakaran sebulan lalu,” kata Abdurahman, warga Meulaboh. Maman, warga Meulaboh lainnya berharap kepolisian menyelidiki dan menindak tegas pelaku pembakar lahan. “Kami berharap kebakaran lahan yang kembali terjadi mulai muncul kabut asap, pelakunya harus ditindak,” ujarnya

Sementara, untuk menuju sampai ke lokasi titik kebakaran lahan tersebut, harus berjalan kaki, karena tidak dapat diakses oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Berdasarkan pantauan diLapangan dan Informasi BMKG, lahan yang kebakaran tersebut merupakan milik Usman Abdullah (58) yang merupakan lahan gambut yang akan dijadikan Kebun Karet seluas 5 Ha.

Sementara lahan gambut yang kosong, milik Yasir (50) luas 4 Ha , Abdul Talib (48) luas 2 Ha, Abduh (58) luas 2 Ha, Nyakman(65) luas 1 Ha, Ali Arifin(47) luas 5 Ha, Sdr.Usaini(45) luas 1 Ha.

Kebakaran yang terjadi, berasal dari OTK, Api sementara sudah dapat di padamkan, tetapi masih mengeluarkan asap dan masih dalam pemantauan.

Upaya pemadaman api tersebut menggunakan alat Mesin sedot air Robin 2 unit dan manual (ranting-ranting pohon). Dikarekan titik api berada di tengah hutan yang sulit dijangkau dengan menggunakan kendaraan pemadam.
Pemadaman tersebut dilakukan dari anggota Kodim 0115/Aceh Barat, Polri, Bpbd dan masyarakat setempat.
¬

To Top