Kebakaran Di Langsa, Dua Rumah Ludes Dilalap Sijago Merah

Cut Rindu Nadia terbangun saat api malalap rumahnya dan terkejut melihat api sudah membesar, anak usia tujuh tahuan ini langsung keluar rumah dan memberi tahu tetangga bahwa rumahnya terbakar
kebakaran rumah
Kebakaran 2 unit rumah dinas guru SMP 4 Percontohan di Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Minggu (30/1/2022). | Foto: Muhammad Nasir

ACEHSATU.COM [ LANGSA – Kebakaran yang terjadi di Langsa dini hari menyebabkan dua rumah warga milik Azhan (31) dan Rizal Azmi (23) di Lorong Nek Gapeuh, Desa Alue Beurawe, Kecamatan Langsa, Kota Langsa,ludes dilalap sijago merah. Senin (31/1/2022) pukul 03.30 WIB.

Saat terjadi kbakaran, pemilik rumah, Azhan sedang pergi ke pasar untuk berjualan, dirumah hanya tinggal anaknya Cut Rindu Nadia, berusia tujuh tahun yang sedang tidur

Cut Rindu Nadia terbangun saat api malalap rumahnya dan terkejut melihat api sudah membesar, anak usia tujuh tahun ini langsung keluar rumah dan memberi tahu tetangga bahwa terjadi kebakaran di rumahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa,Nursal Saputra mengatakan,  api cepat membesar dan menjalar di rumah berkontruksi kayu itu sehingga api juga merembet ke rumah tetangga milik Rizal Azmi juga ikut terbakar. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Nursal Saputra di Langsa, Senin, mengatakan rumah tersebut milik Azhan (31) dan Rizal Azmi (23).

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namuan tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan saat musibah kebakaran tersebut seperti dilansir aceh.antaranews.com

Kebakaran Rumah Guru

Sebelumnya, Dua unit rumah dinas guru SMP 4 Percontohan di Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang yang ditempati Yasir Arafat dan Muliadi ludes terbakar. Peristiwa rumah guru terbakar terjadi pada Minggu (30/1/2022) menjelang magrib, atau sekira pukul 18.00 Wib.

Saat rumah guru terbakar, Yasir Arafat yang menempati salah satu rumah sedang tidak berada di tempat. Dikabarkan yang bersangkutan baru saja keluar rumah sebelum peristiwa berlangsung.

Baca Satu Rumah di Kota Lintang Aceh Tamiang Ludes Terbakar

Sementara guru Muliadi yang juga menempati rumah guru terbakar itu, sempat mengeluarkan mobil dan sepeda motor namun karena api cepat membesar kedua rumah ini tidak sempat mengeluarkan perabotan rumah termasuk surat-surat berharga.

“Satu kenderaan pribadi Scoopy dan sepeda motor dinas juga ikut terbakar,” ujar Muliadi

Menurut Muliadi, Guru Yasir baru keluar rumah sepuluh menit, api berasal dari belakang rumah yang ditempati Yasir namun tidak diketahui pasti, sumber api yang menyebabkan dua rumah tersebut terbakar.

Rumah guru terbakar
Kebakaran 2 unit rumah dinas guru SMP 4 Percontohan di Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Minggu (30/1/2022). | Foto: Muhammad Nasir

Seorang Orang Tua Wali Murid, Marzuki, kepada acehsatu.com mengatakan, mengetahui rumah terbakar saat jalan jalan sore disekitar BTN Satelit Karang Baru dan melihat asap mengepul di komple sekolah

“Kirain bukan kebakaran rumah, saya pikir orang  bakar ban atau bakar sampah karena api hitam mengepul,” ujar Marzuki.

Namun, ketika ia melintas jalan samping SMP percontohan tersebut ia terkejut, ternyata rumah guru yang ditempati Yasin terbakar, sehingga ia memberitahu petugas pemadam kebakaran.

Tidak berselang lama mobil pemadam kebakaran yang dikomandoi, Kasi Pemadam Kebakaran, Doni Indrawan, tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman, sekitar 10 menit api berhasil dipadamkan.

Baca Diduga Ini Penyebab 10 Bangunan Terbakar di Aceh Tamiang

Menurut Doni, pihaknya mengerahkan empat unit armada damkar dan satu mobil tangki ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Alhamdulillah api berhasil kita padamkan sehingga api tidak merembet kerumah kopel yang ada disebelah rumah yang terbakar tersebut,” ujar Doni

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 4 Percontohan, Aceh Tamiang, Rudi Prawira mengaku mendapatkan informasi terjadi kebakaran di sekolah yang dipimpinnya dari salah satu staf sekolah. Staf tersebut memberitahukan bahwa ada rumah yang ditempati guru terbakar.

“Siang saya kontrol sekolah karena ada yang membersihkan sawit, setelah asar pulang” ujar Rudi

Kemudian setelah menerima informasi tentang ada rumah guru terbakar, dirinya langsung meluncur kesekolah (*)