Kaum Perempuan Subulussalam Ikuti Pelatihan Memproduksi Aksesoris Pengantin

0
4

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Lebih 81 orang remaja putri serta para ibu PKK yang tergabung dalam pelatihan Cakra 19 didampingi tokoh masyarakat berkreasi mengikuti pelatihan memproduksi aksesoris pengantin, Senin (4/3/2019).

Mereka selain dibekali kemampuan merancang dan memahami bahan apa saja yang dapat dipakai untuk kebutuhan sebuah hiasan aksesoris pengantin juga oleh pelatihnya diberikan motifasi agar pandai menyiasati waktu di rumah untuk produktif.

Harga aksesoris pengantin tergolong cukup mahal meskipun yang jenis disewakan, apalagi membeli yang baru bila saat dibutuhkan harus ada, misalnya jelang pelaksanaan hari pernikahan, pelengkap perhiasan penari, pakaian adat menyambut tamu dan sebagainya.

Karenanya, Cakra 19 berinisiatif memberikan pelatihan ‘Membuat Aksesoris Mengantin’ yang dapat dipakai sebagai salah satu skill bagi peserta untuk berkarya menciptakan karya kerajinan tangan.

Kegiatan pelatihan tersebut digelar pada Rabu, 27 Februari 2019, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti seluruh sesi pelatihan.

Bahan-bahan untuk membuat kreasi hiasan pengantin tersebut dapat diperoleh dengan mudah, sehingga sangat dimungkinkan bagi siapapun untuk membeli sendiri dan membuat hiasan pengantin sesuai selera dan ide masing-masing.

Para peserta pelatihan juga terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan, di hadapan masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan proses pelatihan, Rita selaku perwakilan peserta menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Cakra 19.

“Kami atas nama masyarakat Subulussalam mengucapkan terima kasih sekali kepada panitia, Cakra 19 Aceh yang telah memfasilitasi pelatihan ini, dan mendukung serta mendoakan agar Jokowi dapat kembali terpilih pada pilpres mendatang,” ungkap Rita.

Saat membuka acara, perwakilan Cakra 19 Kota Subulussalam, Tuti menyampaikan;

“Tujuan dilaksanakan pelatihan membuat kreasi asesoris pengantin bagi peserta dari kalangan perempuan seperti ibu-ibu dan utamanya remaja putri Subulussalam untuk meningkatkan keterampilan masyarakat,

“Mereka harus mampu menciptakan sendiri kerajinan tangan dan bahkan dapat menjualnya bila sudah bermutu,” papar Tuti.

Sebagai Tim Relawan Jokowi, Cakra 19 Dapil 1 Aceh dimaksudkan untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat agar elektabilitas Jokowi dapat kian meningkat di Aceh khususnya.

Tuti dalam rilis yang diterima ACEHSATU.com juga menerangkan bahwa prestasi pemerintahan Jokowi sudah cukup banyak di Indonesia, sehingga patut dipertahankan untuk dilanjutkan.

Berbagai upaya dilakukan Cakra 19 Aceh agar harapan dan apresiasi masyarakat di Subulussalam terhadap kemajuan bangsa selama kepemimpinan Jokowi dapat dipertahankan, pungkas perwakilan Cakra 19 Subulussalam tersebut. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here