oleh

Kasus Kematian Editor Metro TV, Suwandi: Mungkin Maksud Keterangan Polisi Itu Bukan Bohong, Tapi Kurang Sinkron Aja

-Nasional-5.577 views

ACEHSATU.COM – Keluarga almarhum editor Metro TV Yodi Prabowo, tak yakin jika ada yang ditutupi oleh pacar Yodi, Suci Fitri Rohmah, saat memberikan keterangan pada polisi.

Meski tak mengenal terlalu dekat, selaku ayah korban, Suwandi menganggap perbedaan keterangan antara Suci dan saksi lain bisa saja terjadi disebabkan kondisi psikologis yang tengah berduka.

“Kalau saya memang biasa saja, nggak terlalu dekat sama dia (Suci), paling kalau lagi pas-pasan ketemu lagi main ke sini ya nyapa. Tapi enggak ada yang beda (gelagatnya), enggak mungkin ditutup-tutupin. Mungkin maksud keterangan polisi itu bukan berbohong, tapi kurang sinkron aja,” tutur Suwandi, seperti dilansir Okezone.com, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Suwandi, selama ini semua informasi yang dibutuhkan dalam penyelidikan telah disampaikan ke penyidik. Hingga saat ini, kata dia, cukup banyak petugas baik dari Polsek, Polres Jakarta Selatan hingga Polda Metro Jaya datang guna mencari keterangan.

“Ini kan banyak tim yang menyelidiki, kalau ada yang sedikit berbeda saya juga nggak tahu apa penyebabnya. Kayak kemarin aja itu pemilik warung dekat lokasi kejadian kan awalnya bilang nggak kenal, tapi terakhir dia bilang kenal, berbeda,” ucapnya. Seperti dikutip Okezone.com.

Meski telah dua kali melakukan pemeriksaan, namum kekasih Yodi Prabowo diduga memberikan keterangan palsu. Sejumlah keterangan yang diberikannya, dinilai penyidik berbohong dan tidak sesuai.

“Ada beberapa hal yang sifatnya mungkin bohong. Tapi kami masih mencocokkan dengan beberapa bukti. Kami menilai itu keterangannya tidak sesuai lah,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto.

Padahal, saat ini polisi membutuhkan keterangan yang valid guna mengerucutkan motif dan pelaku pembunuhan.

“Artinya beberapa keterangan itu kan kita mengerucut ke pelaku. Tapi ada hal-hal yang sifatnya dari pihak saksi atau kerabat korban itu tidak sesuai,” pungkasnya. (*)

Indeks Berita