Kasus Covid-19 Lampung Bertambah Mencapai 161 Orang

penambahan kasus positif tersebut berasal dari Kota Bandarlampung sebanyak 78 orang, Metro 1 orang, Kabupaten Pringsewu 9 orang, Pesawaran 10 orang.
Sebanyak 182 Orang Divaksin Covid-19 di Museum Aceh
Suasana kegiatan vaksinasi Covid-19 massal yang diselenggarakan Pemerintah Aceh di Museum Aceh, Banda Aceh, Jumat (21/1/2022)

ACEHSATU.COM | Bandarlampung – Kasus positif COVID-19 Lampung kian bertambah hingga 161 orang sampai saat ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat telah terjadi penambahan pada kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 161 orang di daerahnya.

“Penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 harian bertambah 161 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Sabtu.

Reihana menjelaskan penambahan kasus positif COVID-19 tersebut telah menambah jumlah kumulatif kasus dari 50.278 orang menjadi 50.439 orang.

“Penambahan Pasien positif COVID-19 itu ada di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung,” katanya.

Reihana merinci penambahan kasus positif tersebut berasal dari Kota Bandarlampung sebanyak 78 orang, Metro 1 orang, Kabupaten Pringsewu 9 orang, Pesawaran 10 orang.

Selanjutnya di Kabupaten Lampung Utara ada 5 kasus positif, Lampung Tengah 19 kasus, Lampung Timur 7 kasus, Mesuji ada 2 kasus, Lampung Selatan 23 kasus, Waykanan 3 kasus, dan Tanggamus 4 kasus.

Penambahan juga terjadi pada kasus kematian sebanyak 1 kasus yang berasal dari Kabupaten Pesisir Barat.

“Dengan adanya penambahan 1 kasus kematian dari Pesisir Barat, telah menambah jumlah kumulatif kasus dari 3.829 orang menjadi 3.830 orang,” kata dia.

Dia mengatakan pada kasus sembuh dari COVID-19 pun telah terjadi penambahan kasus sebanyak 5 orang, sehingga total ada 45.666 kasus dari 45.661 kasus.

“Untuk kasus sembuh sebanyak 5 orang itu berasal dari Kota Bandarlampung sebanyak 4 orang, dan seorang yang berasal dari Kabupaten Pringsewu,” ujarnya lagi.

Dengan adanya penambahan pada kasus positif, dan kematian akibat COVID-19 masyarakat diharapkan dapat terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Protokol kesehatan menjadi hal utama yang harus terus di lakukan dalam berkegiatan sehari-hari,” katanya pula.

Di Pekanbaru Akibat Pasien Tidak Jujur Kasus COVID-19 Varian Omicron Masuk ke Wilayah Tersebut.

Akibat Pasien Tidak Jujur Kasus COVID-19 Varian Omicron Masuk ke Pekanbaru. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengungkapkan masuknya kasus COVID-19 varian Omicron untuk pertama kali ke wilayah tersebut akibat pasien tidak jujur dan melarikan diri dari tempat isolasinya di Kota Batam.

“Yang bersangkutan ini pulang sebelum masa isolasi selesai menggunakan kapal laut, dan sampai di Pekanbaru pada hari Jumat (28/1) malam,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih di Pekanbaru, Senin.

pasien yang terdeteksi Omicron adalah warga Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Ia terjangkit diduga setelah memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri di awal tahun 2022.

“Yang bersangkutan pulang ibadah umrah dan mereka sampai kembali ke Tanah Air melalui Bandara Soekarno Hatta, Banten,”