Langsa

Karena Obat Nyamuk, Rumah Nurdin Rasyid Ludes Terbakar

Siapa sangka, pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB diduga karena obat nyamuk, rumah kayu miliknya habis dilalap si jago merah, disaat ia pergi bekerja dan anaknya yang duduk di bangku kelas 5 SD sudah berangkat ke Sekolah.

ACEHSATU.COM | LANGSA – Nurdin Rasyid (52) warga Gampong Lhok Bani kecamatan Langsa barat ini begitu tegar dan tabah atas musibah yang menimpanya (25/08/2018) kemarin.

Siapa sangka, pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB diduga karena obat nyamuk,  rumah kayu miliknya habis dilalap si jago merah, disaat ia pergi bekerja dan anaknya yang duduk di bangku kelas 5 SD sudah berangkat ke Sekolah.

Kepada ACEHSATU.COM , M. Nasir Geuchik Lhok bani mengatakan kejadian tersebut belangsung terlalu cepat dikarenakan konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu sehingga tak ada barang yang bisa diselamatkan dan bahkan ketika  pemadam kebakaran tiba di lokasi, rumah Nurdin sudah ludes.

“begitu saya dapat info dan menghubungi pemadam kebakaran, rumah tersebut udah habis, dan tak ada barang yang bisa diselamatkan lagi” ucapnya menyayangkan atas musibah yang menimpa warganya ini.

Diketahui M. Nasir bahwa Nurdin seorang duda yang telah bercerai, ia memiliki tiga orang anak, namun hanya tinggal berdua di rumah tersebut bersama anak perempuannya yang berusia sekitar 12 tahun dikarenakan anak yang lainnya lagi tinggal bersama mantan istrinya.

Sehari-hari ia bekerja serabutan demi menafkahi anaknya dan

Sewaktu kejadian, Hp nurdin sulit dihubungi sehingga ia tidak mengetahui bahwa rumahnya telah dilalap si jago merah.

Setelah tiba di rumah sekitar pukul 09.30 wib,  mengetahui rumahnya telah hangus terbakar, Bapak tiga anak ini terlihat tabah dan tegar karena ia sadar bahwa musibah tak ada yang bisa menduga juga merupakan ujian keimanan dari yang kuasa.

“begitu pulang, melihat rumahnya udah ludes, ia tabah orangnya, mungkin karena rajin shalat dan azan di mesjid” ucap pak Geuchik.

Kini, Nurdin dan anaknya tinggal di rumah adiknya yang berdekatan.  Menanggapi musibah tersebut, sejumlah pihak menaruh simpati.

Masyarakat lhok bani juga turut menyumbang beras, baju dan sejumlah uang. Begitu juga dengan Walikota Langsa Usman abdullah yang langsung memberi bantuan berupa sembako.

Bahkan persatuan Geuchik Langsa Barat yang dipimpin Abdul Manaf langsung menuju lokasi kejadian bersama para geuchik lainnya, untuk memberi bantuan dana.

“kami berharap bantuan dana sejumlah Rp. 1.000.000,-  tersebut bisa memenuhi kebutuhan korban dan semoga korban tetap tabah dalam menghadapi musibah ini” pesan Abdul Manaf yang merupakan Geuchik Paya Bujuk Beuramoe.

 

To Top