Kapolres Langsa Silaturrahmi dengan Ulama

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melakukan silaturahmi ke tiga dayah di wilayah Hukum Polres setempat, Selasa(24/11/2020).
Kapolres Langsa
Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melakukan silaturahmi ke tiga dayah di wilayah Hukum Polres setempat, Selasa(24/11/2020). Foto Marida Fitriani

Kapolres Langsa Silaturrahmi dengan Ulama

ACEHSATU.COM | LANGSA – Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH,  melakukan silaturahmi ke tiga dayah di wilayah Hukum Polres setempat, Selasa(24/11/2020).

AKBP Agung Kanigoro yang didampingi jajaran perwira bawahannya mengunjungi Dayah Futuhul Muarif Al Aziziyah, Dayah Raudhatun Najah Al Aziziyah, dan Dayah Ibdaul Islam.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH,SIK,MH mengatakan, Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi antara Polres Langsa dengan ulama-ulama atau para pimpinan dayah yang ada di Aceh khususnya Kota Langsa.

Kapolres Langsa
Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melakukan silaturahmi ke tiga dayah di wilayah Hukum Polres setempat, Selasa(24/11/2020). Foto Marida Fitriani

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Langsa menyerahkan bantuan berupa sembako (beras,telur, minyak, mie instan) dan diterima langsung oleh pimpinan dayah.

“Bantuan yang kami berikan ini tidak seberapa namun hendaknya dapat dipergunakan dengan baik. Jangan dilihat dari segi nilainya,” tegas AKBP Agung Kanigoro.

Ini merupakan bentuk kepedulian Polres Langsa terhadap dayah-dayah yang nantinya dapat melahirkan kader-kader ulama aceh yang Berakhlaq mulia, sebutnya lagi.

Sementara itu, pimpinan dayah Futuhul Muarif Al Aziziyah, Tgk Murdani Muhammad , mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres Langsa ke dayahnya .

“Di tengah tugasnya yang padat masih sempat meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan para dewan guru dan para santri.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat dirasakan oleh santri. Karena dayah ini ibarat rumah tempat menuntut ilmu agama yang nantinya bermanfaat bagi agama dan bangsa. Demi terwujudnya Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” ucap Abana Seuriget. (*)