Kapolres Kunjungi Kampung Tangguh Corona Lhokseumawe

Kapolres Kunjungi Kampung Tangguh Corona Lhokseumawe

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, SIK MH mengunjungi Kampung Tangguh Corona di Desa Tengoh Kecamatan Nisam Kabupaten  Aceh Utara, Aceh.

Desa Teungoh digelari sebagai Kampung Tangguh karena dinilai mampu menekan penyebaran virus Covid-19 dan mewujudkan ketahanan pangan warga di masa sulit pandemi.

Selain itu, berbagai fasilitas kesehatan juga tersedia di desa ini, mulai ruang isolasi, pojok baca, ruang perawatan, lumbung pangan, kebun taman obat keluarga dan prasarana lain sebagai pendukung kampung tangguh dalam mencegah Covid-19.

Dalam keterangannya kepada awak media yang dikutip ACEHSATU.COM Minggu (14/6/2020), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menjelaskan, kunjungan tersebut untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam program kampung tangguh.

AKBP Hartanto mengapresiasi perjuangan serta motivasi pihak Muspika dan Mupides dalam membangun Desa Tengoh sehingga menjadi Kampung Tangguh.

“Mari sama-sama kita menjalankan kebijakan pemerintah tentang pecegahan covid-19. Salah satunya dengan program Kampung Tangguh yang saat ini sudah disiapkan oleh Pak Camat Nisam ini” ujarnya.

Kunjungan yang dilakukan pada Kamis (11/06/2020) pagi itu, Kapolres mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya memantau bagaimana Desa Teungoh dibangun dalam segala hal baik kesehatan, ekonomi sosial, budaya dan sumber daya manusia sehingga tangguh dalam menangani Covid-19.

“Luar biasa program ini, natural dan sudah berlangsung. Saya ucapkan banyak terima kasih, teruslah lakukan hal yang positif untuk masyarakat kita. Saya berharap ini dicontoh dan sebagai pilot project di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe wilayah hukum Polres Lhokseumawe,” kata Kapolres Lhokseumawe.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Kampung Teungoh agar lebih bekerja keras untuk melakukan pencegahan terhadap covid-19.

“Dengan memiliki daya tangkal yang tangguh serta jaga kamtibmas dengan memberdayakan dan memaksimalkan sistem keamanan kampung menjadi tanggung dari berbagai macam,” tandasnya. (*)