Kapolda : Persiapan Pos Penyekatan Aceh Tamiang –Sumut Baik

"Penyekatan perbatasan Aceh- Sumut dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 di Aceh" Kapolda Aceh, Irjen ( Pol) Drs Wahyu Widada, Mphil
pos penyekatan mudik
Kapolda Aceh, Irjen ( Pol) Drs Wahyu Widada melihat kesiapan ambulance di Pos penyekatan mudik perbatasan Aceh-Sumut di Aceh Tamiang, sabtu (8/5/2021) acehsatu.com/muhammad nasir

Kapolda : Persiapan Pos Penyekatan Aceh Tamiang –Sumut Baik

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG –  Kapolda Aceh, Irjen ( Pol) Drs Wahyu Widada, Mphil memuji kesiapan perlengkapan di Pos penyekatan pengendalian transportasi selama Idul Fitri  1442 H, perbatasan Aceh –Sumatera Utara di Kampung Seumadam, kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Sabtu (8/5/2021)

“Hasil evaluasi, keberadaan posko penyekatan sudah baik dari segi perlengkapan sarana prasarana sudah memadai,ujar Kapolda  kepada wartawan.

Pada kesempatan  peninjauan posko penyekatan di perbatasa ujung timur Aceh ini, Kapolda meninjau Posko Kesehatan pemeriksaan swab dan berbincang- bincang dengan petugas dan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis.

Kapolda sempat bertanya berapa lama Posko Kesehatan itu dijaga petugas. Pertanyaan itu langsung di jawab, Ibnu Azis , dijaga selama 24 jam dengan pembagian petugas sebanyak tiga shif.

Kemudian, Kapolda melihat juga kesiapan posko milik Polres Aceh Tamiang dan  kesiapan ambulance posko milik Pemkab Aceh Tamiang dan Polres.

Kapolda Aceh, Irjen ( Pol) Drs Wahyu Widada, Mphil melihat kesiapan pos penyekatan pengendalian transportasi selama Idul Fitri  1442 H, perbatasan Aceh –Sumatera Utara di Aceh Tamiang. Sabtu (8/5/2021) acehsatu.com/Muhammad Nasir

Pantauan Acehsatu.com,    jalan nasional lintas Medan – Banda Aceh persis di timbangan jalan Seumadam, langsung diblokir petugas posko penyekatan yang terdiri dari anggota Polres Aceh Tamiang, Kodim 0117 Aceh Tamiang, Dinas Kesehatan dan BPBD Tamiang  dengan memasang  water barrier atau pembatas jalan berwarna oranye melintang badan jalan nasional itu.

Sedangkan para pengguna jalan saat melintas, harus masuk dalam pos timbangan sehingga memudahkan pemeriksaan yang dilakukan petugas terhadap mobil yang melintas.

Kapolda Irjen ( Pol) Drs Wahyu Widada dalam jumpa pers dengan wartawan mengatakan,  penyekatan perbatasan Aceh- Sumut  dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19  di Aceh karena setiap tahun menjelang lebaran idul fitri, warga asal Aceh, mudik ke kampung halaman untuk merayakan lebaran di Aceh.

Sehingga dikhawatirkan, kepulangan mereka akan membawa pulang virus Covid-19 dari luar ke Aceh, pengalaman lebaran tahun lalu, kasus Covid-19 di Aceh bertambah drastis, yang sebelumnya hitungan jari menjadi puluhan lanjut Kapolda.

“Tingkat kenaikannya mencapi 100 persen lebih, jika kita diam maka virus ini juga tidak bergerak, dengan adanya penyekatan arus mudik di Perbatasan Aceh – Sumatera ini, diharapkan dapat menurunkan angka penyebaran Covid – 19 di Provinsi Aceh,” ujar Kapolda (*)