Kapolda Aceh Berpeluang Jadi Kabareskrim

Indonesia Police Watch (IPW) berharap Komjen Listyo Sigit segera melakukan rotasi untuk mengisi dua pos jabatan jenderal bintang tiga yang saat ini masih kosong.
Kapolda Aceh
Irjen Wahyu Widada. Net

Kapolda Aceh Berpeluang Jadi Kabareskrim

ACEHSATU.COM | JAKARTA — Kapolda Aceh, Irjen Wahyu Widada disebut-sebut berpeluang menjadi Kabareskrim.

DPR telah menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.

Indonesia Police Watch (IPW) berharap Komjen Listyo Sigit segera melakukan rotasi untuk mengisi dua pos jabatan jenderal bintang tiga yang saat ini masih kosong.

“Tugas pertama Listyo Sigit setelah dilantik Presiden Jokowi menjadi Kapolri adalah langsung menggerakkan gerbong mutasi besar di tubuh kepolisian, yakni dengan mengeluarkan TR mutasi untuk posisi dua jenderal bintang tiga (komjen), yang otomatis membuat bergeraknya gerbong mutasi besar di tubuh Polri,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Kapolda Aceh
Irjen Wahyu Widada. Net

Dua pos jabatan untuk jenderal bintang tiga yang kosong itu ialah Kabareskrim dan Sestama Lemhannas. Posisi Kabareskrim sebelumnya dijabat oleh Komjen Listyo Sigit, sedangkan posisi Sestama Lemhannas sebelumnya dijabat oleh Komjen Didid Widjanardi, yang kini masuk masa pensiun.

“Dengan adanya dua posisi komjen yang kosong, berarti, begitu Sigit menjadi Kapolri, mantan Kabareskrim itu akan langsung menggerakkan gerbong mutasi besar, termasuk memutasi beberapa kapolda dan menaikkan wakapolda menjadi kapolda,” ujar Neta.

Neta kemudian menyebut sejumlah nama yang disebut bakal mengisi posisi Kabareskrim dan Sestama Lemhannas tersebut. Untuk posisi Kabareskrim, Neta menyebut ada nama Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, Wakabareskrim Irjen Wahyu Adhinigrat, hingga Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada.

“Untuk posisi Kabareskrim beredar kabar, sedikitnya ada empat calon, yakni Irjen Wahyu Widada (Kapolda Aceh), Irjen Nico Afinta (Kapolda Jatim), Irjen Dofiri (Kapolda Jabar), dan Irjen Wahyu Adhinigrat (Wakabareskrim),” sebutnya.

Kemudian untuk posisi Sestama Lemhannas, Neta mengatakan muncul nama Irjen Luki. Ia mengatakan kiprah Irjen Luki cukup mentereng ketika menjabat Kapolda Jatim.

“Selain itu Irjen Luki (Wakalemdikpol) juga disebut sebut akan bergeser ke Sestama Lemhannas atau ke posisi lain. Saat menjadi Kapolda Jatim, Luki berhasil mengamankan pelaksanaan Pilpres 2019 sehingga memberikan kemenangan signifikan bagi Jokowi untuk menjabat dua periode,” tuturnya.

Sebelumnya, DPR RI menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR.

Rapat paripurna pengambilan keputusan Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri digelar di gedung Nusantara II, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2021). Rapat dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani.

Persetujuan Komjen Sigit menjadi Kapolri diawali dengan pembacaan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR. Berdasarkan hasil fit and proper test, Komisi III menyetujui Komjen Sigit menjadi Kapolri.

Setelah itu, Puan mengambil alih rapat paripurna. Dia menanyakan kepada seluruh anggota DPR yang hadir, apakah fit and proper test yang dilakukan Komisi III dapat disetujui.

“Apakah laporan Komisi III DPR RI atas uji kelayakan terhadap calon Kapolri tersebut dapat disetujui?” kata Puan.

“Setuju,” ujar anggota Dewan. (*)