Kapal Pancung Angkut Pekerja Ilegal Tenggelam di Batam, Satu Warga Aceh Selamat

Kapal boat pancung diduga mengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal tenggelam di perairan Kabil, Nongsa, Kota Batam.
kapal boat pancung
Proses evakuasi korban kapal tenggelam di Batam, Kepri. (Foto: Dok. Basarnas)

ACEHSATU.COM | BATAM – Kapal boat pancung diduga mengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal tenggelam di perairan Kabil, Nongsa, Kota Batam. Kapal itu diperkirakan mengalami kecelakaan pada Senin (14/11/2022) malam.

“Kantor Pos Basarnas mendapatkan laporan adanya kecelakaan kapal kayu atau boat pancung terbalik di Perairan Kabil Batam. Kapal itu belum diketahui mengangkut berapa orang penumpang,” kata Kepala Kepala Basarnas Tanjungpinang Slamet Riyadi, Selasa(15/11/2022).

Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan koordinasi dan pencarian terhadap korban sekitar pukul 23.00 WIB. Hasil evakuasi Tim SAR di temukan dua orang korban kapal boat pancung tenggelam.

BACA: Kisah Pemuda Aceh Tergiur Iming-iming Gaji Besar Jadi ABK Kapal China, Ternyata Diperbudak dan Disiksa

“Ada satu orang korban selamat atas nama Zuraidah asal Provinsi Aceh. Satu korban perempuan meninggal dunia belum diketahui identitasnya tapi telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri,” ujarnya.

Slamet menyebutkan bahwa kapal yang tenggelam tersebut belum diketahui apakah pengangkut PMI Ilegal atau bukan. Pihaknya masih memastikan hal tersebut.

kapal boat pancung
Proses evakuasi korban kapal tenggelam di Batam, Kepri. (Foto: Dok. Basarnas)

Informasi dari pihak kepolisian, kapal itu mengakut tujuh penumpang, lima lainnya dinyatakan hilang. Namun pihak Basarnas belum bisa memastikan hal itu.

BACA: 2 ABK Kapal Batu Bara di Meulaboh Tewas Akibat Gas Beracun

“Kami saat ini masih berkoordinasi melakukan mengetahui jumlah korban dengan pihak terkait Untuk sementara masih dipastikan apakah itu kapal masyarakat atau kapal pengakut PMI ,”katanya.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3MI Tanjungpinang, Darman M Sagala dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi kapal diduga mengangkut PMI Ilegal. Pihaknya akan mencari informasi kapal tenggelam itu.

“Belum dapat informasinya. Tapi coba kami kroscek dulu apakah kapal yang tenggelam itu angkut PMI Ilegal atau tidak. Nanti kalau ada sudah dapat informasinya kami sampaikan,” ujarnya. (*)