Kapal Motor Kaisar Baroe Nyaris Terbakar di Krueng Meureudu

Kapal Motor (KM) Kaisar Baro yang ditambat di Krueng Meureudu, Pidie Jaya dan dalam perbaikan di bagian mesin, Rabu (17/2/2021) petang nyaris terbakar.
Kapal Motor Kaisar Baroe
Kapal Motor (KM) Kaisar Baroe yang ditambat dan sedang dalam perbaikan bagian mesin di Krueng (sungai) Meureudu, Pidie Jaya, Rabu (17/2/2021) nyaris terbakar. Dua Damkar milik pemkab setempat langsung tiba di lokasi memadamkan api di bagian mesin.Acehsatu.com/Abdullah Gani

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Kapal Motor (KM) Kaisar Baro yang ditambat di Krueng Meureudu, Pidie Jaya dan dalam perbaikan di bagian mesin, Rabu (17/2/2021) petang nyaris terbakar.

Musibah yang terjadi secara dadakan, secepatnya mendapat pertolongan dari mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik pemkab setempat, belakangan satu unit Damkar lainnya juga tiba sehingga menjadi dua unit.

Keterangan yang diperoleh dari beberapa nelayan di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Kala itu beberapa awak bot sedang memperbaiki  bagian mesin yang mengalami kerusakan.

Entah bagaimana, tiba-tiba percikan api menyentuh wayer dan dalam hitungan detik keluar api.

Spontan salah seorang diantara mereka menelpon mobil damkar.

Hanya dalam waktu singkat (kurang lebih setengah jam), sebuah damkar tiba di pinggiran sungai Gampong Meunasah Balek tempat bot tersebut ditambat.

Bersamaan dengan itu, puluhan warga sekitar termasuk sejumlah orang  yang mengikuti damkar mendatangi lokasi.

Kapal Motor Kaisar Baroe
Kapal Motor (KM) Kaisar Baroe yang ditambat dan sedang dalam perbaikan bagian mesin di Krueng (sungai) Meureudu, Pidie Jaya, Rabu (17/2/2021) nyaris terbakar. Dua Damkar milik pemkab setempat langsung tiba di lokasi memadamkan api di bagian mesin.Acehsatu.com/Abdullah Gani

Begitu tiba di TKP, petugas damkar bergerak cepat berusaha memadamkan api yang berada di dalam bak mesin.

Kendati lidah api belum sempat keluar dari ruangan mesin, sebut seorag nelayan, namun jika tak segera mendapat pertolongan, bisa jadi akan berakibat fatal.

“Alhamdulillah, api sudah dapat dipadamkan,” timpal seorang awak bot. Sekitar 15 menit pasca kejadian, Kapolsek Meureudu, Iptu Muhammad Yunus dan seorang anggota Koramil setempat tiba di lokasi.

Begitu tiba di TKP keduanya naik ke bot mengamati dari dekat kondisi bagian mesin yang nyaris terbakar.

Sebelumnya, dua unit damkar yang melaju dalam kecepatan agak tinggi melintasi ibukota kecamatan (keude Meureudu) arah ke Pantai Manohara sempat menjadi tanda tanya warga.

Pasalnya, suasana sekitarnya tenang dan aman atau tak terdengar adanya kebakaran.

Begitu damkar melaju agak cepat kearah Meunasah Balek, sebagian warga menatap keatas melihat dimana ada kepungan asap.

Tapi kepungan asap tak terlihat sama sekali dan warga heran kemana juga mobil melaju.

Bahkan, orang yang sedang lalu lalang di kawasan tersebut sama sekali tidak tahu dimana musibah terjadi.

Belakangan baru diketahui bahwa damkar tersebut melaju cepat untuk memberi pertolongan pada boat yang nyaris terbakar.

“Pantas kami tak tahu. Rupanya bot yang ditambat di pinggiran sungai kawasan Meunasah Balek nyaris terbakar,” kata seorang warga. (*)