Kandidat Ketua KNPI Aceh Bermunculan, Ini Sosok Sejumlah Balon

Kandidat ketua KNPI Aceh mulai bermunculan. Para kandidat bakal calon Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh akan bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) pada 2021 mendatang.
Kandidat Ketua KNPI Aceh
Ketua KNPI Aceh, Wahyu Saputra (ANTARA/HO)

Kandidat Ketua KNPI Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Kandidat ketua KNPI Aceh mulai bermunculan. Para kandidat bakal calon Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh akan bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) pada 2021 mendatang.

“Musda akan berlangsung pada 2021 mendatang, namun dinamika perebutan kursi orang nomor satu di tingkat Pemuda Aceh ini mulai memanas,” kata Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra, di Banda Aceh, Kamis.

Wahyu menyebutkan, para bakal calon kandidat KNPI Aceh itu yakni Adnin A Salam (Pemuda Al Washliyah), Afdhal Khalilullah (Mantan Ketua KNPI Kota Banda Aceh), Aulia Rahman (Ketua KNPI Kota Banda Aceh), Budi Ardiansyah (Pemuda Muhammadiyah),  Azwar AG, (GP Anshor), Teuku Syahwal (Ketua KNPI Pidie), dan Hidayat Al Mardy (Mantan Ketua BADKO HMI).

Kandidat Ketua KNPI Aceh
Ketua KNPI Aceh, Wahyu Saputra (ANTARA/HO)

Wahyu mengatakan, penyelenggaraan Musda direncanakan pada pertengahan tahun 2021 dengan lokasi di salah satunya tempat yang telah diputuskan dalam Rapimda Sabang beberapa waktu lalu.

“Insyaallah Musda KNPI Aceh sangat dinanti-nanti dan menarik dengan munculnya beberapa kandidat yang merupakan putra-putra terbaik Aceh,” ujarnya.

Kata Wahyu, sejumlah kandidat sudah terlihat mulai serius mempersiapkan diri bertarung pada pemilihan Ketua KNPI Aceh. Beberapa nama mulai santer dibicarakan dan menyita perhatian publik pemuda.

“Para kandidat akan memperebutkan 103 suara yang berasal dari peserta Musda yaitu 77 OKP, 23 DPD II kabupaten/ kota, DPD I, MPI dan DPP,” katanya.

Meskipun diprediksi banyak kandidat yang siap bertarung, Wahyu menuturkan semuanya akan didukung demi demi kemajuan KNPI Aceh.

“Pemuda harus berani maju, siapkan diri dengan baik. Kalah menang itu  lumrah dalam sebuah pemilihan. Yang penting kandidat harus siap kalah menang,” ujarnya.

Ia tidak menampik jika sejumlah kandidat dengan dukungan senior mulai bekerja melakukan pendekatan termasuk mendekati dirinya.

“Kita terbuka diskusi dengan siapapun, dan semua kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan menang,” demikian ujar Wahyu. (*)