Kadis PMG Aceh Supervisi Penerapan Aplikasi SIGAP di Simpang Mamplam

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, Azhari SE MSi, berkunjung ke Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat (09/10/2020) sore.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, Azhari SE MSi, berkunjung ke Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat (09/10/2020) sore.

Kunjungan tersebut dalam rangka guna uji petik atau supervisi penerapan aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP).

Dalam kunjungan yang turut didampingi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Simpang Mamplam tersebut, diawali pertemuan di kantor camat dan dilanjutkan uji petik di Gampong Blang Kuta Dua Meunasah, diterima Keuchik Fakhrizal, kemudian memastikan sarana pendukung seperti jaringan internet menjalankan aplikasinya.

Hal itu disampaikan oleh Kadis PMG Aceh Azhari kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020) pagi.

Kadis PMG Aceh Azhari SE MSi saat melakukan uji petik aplikasi SIGAP di Simpang Mamplam Bireuen pada Jumat (09/10/2020) sore. (Foto/Istimewa).

Ia menjelaskan, hasil pengamatannya dilokasi aplikasi itu belum berjalan maksimal, ada beberapa kendala masih disempurnakan, untuk komputer, operator, jaringan internet sudah tersedia.

Salah satu upaya menopang penerapan program unggulan pemerintah Aceh yaitu Sistem Informasi Terpadu (SIAT).

Sejak beberapa waktu lalu 41 gampong di Simpang Mamplam, mulai menerapkan aplikasi SIGAP yang dikembangkan 2019 oleh DPMG bersama Kominsa Aceh melalui dukungan program Kompak.

Digunakan Pemerintah Gampong di Aceh untuk menghimpun data dan informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di gampong.

Sehingga publik dapat memperoleh informasi dan data secara agregat dari tingkat gampong, kecamatan, kabupaten sampai provinsi dalam bentuk dashboard, terang Azhari.

Koordinator Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-P3MD) Bireuen, Mukhlis Aminullah kepada mengatakan, penerapan aplikasi SIGAP ini direncanakan untuk semua gampong di Bireuen, dan tahap pertama di Simpang Mamplam. (*)