Kadis Bilang Sapi Kurus 10 Persen dari 480 Ekor, tapi Ombudsman Sebut yang Gemuk Hanya 12 Ekor

Kadis Peternakan Bilang Sapi Kurus 10 Persen dari 480 Ekor, tapi Ombudsman Sebut yang Gemuk Hanya 12 Ekor

ACEHSATU.COM|BANDA ACEH – Heboh kasus sapi kurus milik Pemerintah Aceh yang diurus Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan (Diskeswannak) Aceh di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree Aceh Besar masih terus menggelinding.

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Rahmandi, menyebutkan tidak semua sapi yang berada di UPTD IBI diekspose. Sehingga masyarakat salah menduga, seakan-akan seluruh sapi yang ada di tempat tersebut terlantar dan kurus kerontang.

Padahal menurut Rahmandi, terdapat 480 ekor sapi yang ada di UPTD Saree.

VIDEO PENAMPAKAN SAPI KURUS:

Foto sapi-sapi yang terlihat kurus dan saat ini marak dibicarakan publik tersebut merupakan sapi-sapi yang berada di cluster kandang karantina.

Di kandang tersebut memang terlihat banyak sapi kurus.

Kondisi itu jauh berbeda dengan puluhan sapi besar yang berada di cluster kandang penggemukan, yang terlihat jauh lebih sehat.

Dikatakan, persentase jumlah sapi kurus di kandang karantina kurang dari 10 % dari total 480 ekor sapi yang ada di UPTD IBI Sare.

Namun fakta tersebut berbanding terbalik dengan temuan Ombudsman Aceh.

Kepala Ombudsman Aceh Dr. Taqwadin Husen, Minggu (7/6/2020) mengatakan hasil investigasi pihaknya ke UPTD IBI Saree, Aceh Besar, Jumat (5/6/2020) hanya 12 ekor sapi gemuk dari total sapi yang dikandangkan oleh Dinas Peternakan Aceh di sana.

Menurut Taqwadin, 12 ekor sapi yang gemuk di sana semuanya pejantan yang dipergunakan sebagai sumber bibit yang kemudian dijadikan bahan inseminasi buatan.

“Secara kasat mata banyak yang kurus daripada sapi gemuk. Kecuali 12 ekor pejantan gemuk khusus untuk inseminasi, yang diambil spermanya,” ujar Taqwadin. (*)

LIHAT JUGA: