Kaburkan Sejarah PKI, Boikot Wikipedia Menggema di Twitter

Kaburkan Sejarah PKI, Boikot Wikipedia Menggema di Twitter

ACEHSATU.COM | JAKARTA — Warganet Twitter meributkan kemunculan sebuah artikel keliru tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) di Wikipedia.

Artikel Wikipedia yang berjudul Pembantaian di Indonesia 1965-1966 disebut memberikan informasi yang salah dan telah disunting.

Hal ini membuat tagar #boikotwikipedia ramai dibicarakan warganet di Twitter. Bahkan tagar sempat masuk ke jajaran trending topic di Indonesia. Warganet meminta sejarawan agar mengoreksi artikel tersebut.

@ustadtengkuzul

Gambar Lambang PKI seperti di bawah ini sdh menghilang dr WIKIPEDIA. Tapi tulisan yg menyudutkan TNI Angkatan Darat  pak Harto sebagai “pelaku dan pemicu” pembunuhan tahun 1965-1966 masih blm hilang.

Naikan terus taggar #boikotwikipedia yg sdh jadi TRENDING TOPIC.

Ayo Muslimin..!

Akun @Aldabra65373292 menulis: Kita sebagai warga Indonesia yang mempunyai ideologis Pancasila dan benci komunis harusnya menanamkan pada generasi penerus bangsa bahwa #PKIMusuhAgama  #boikotwikipedia

Seorang warganet mengatakan ada yang merubah artikel-artikel mengenai PKI.

Warganet mengingatkan bahwa Wikipedia adalah sumber terbuka di mana setiap orang bisa menulis di Wikipedia.

Akun @EN538474N6 menulis: Selamat pagi @Wikipedia.

Wow… there is some dumb and scum bag trying to change this article. #boikotwikipedia

ACEHSATU.com juga turut melihat artikel ‘Pembantaian di Indonesia 1965-1966’, pada bagian bawah judul, Wikipedia menuliskan keakuratan artikel ini diragukan dan perlu diperiksa ulang dengan mencantumkan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa warganet menyadari hal ini. Warganet mengingatkan agar  tidak menyalahkan Wikipedia karena situs ini bersifat sumber terbuka.

Warganet  menyarankan agar pembaca Wikipedia tidak terprovokasi dan bisa melihat daftar referensi artikel yang berada di bawah artikel untuk melakukan pengecekan ulang.

Warganet kemudian meminta agar mencari siapa editor dari artikel ini, bukan malah menyalahkan Wikipedia.

Sebelumnya, pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi menganalisis bagaimana narasi PKI diramaikan di bulan Mei dan siapa saja yang meramaikannya di media sosial.

Percakapan tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) beberapa hari belakangan semakin banyak dibicarakan. Muncul pertanyaan, mengapa pembahasan organisasi yang sudah ditetapkan terlarang di Indonesia itu muncul pada bulan Mei.

Lazimnya, perbincangan partai yang dihabisi selama rezim Orde Baru Soeharto itu biasanya meningkat saat adanya peringatan gerakan pengkhianatan PKI di akhir bulan September 1965 atau yang dikenal dengan G30S/PKI. (*)