Jumlah Warga Aceh Positif Covid-19 Capai 8.679 Orang

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan penambahan 15 warga infeksi virus corona per hari ini.
Warga Aceh Positif Covid-19
Dokumentasi - Petugas melakukan pemindaian suhu tubuh terhadap penumpang kapal lambat dari Kota Sabang saat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Jumat (5/6/2020). (ANTARA/Khalis)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Jumlah warga Aceh positif covid-19 semakin meningkat.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan penambahan 15 warga infeksi virus corona per hari ini.

Sehingga totalnya telah mencapai 8.679 orang sejak terdeteksi kasus perdana pada akhir Maret lalu.

“Kasus baru konfirmasi positif COVID-19 dilaporkan bertambah lagi 15 orang dan lebih banyak dari pada jumlah penderita yang sembuh,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Jumat (25/12/2020).

Dia melanjutkan kasus baru konfirmasi positif virus corona itu meliputi warga Kota Lhokseumawe tujuh orang, warga Kabupaten Aceh Besar tiga orang, warga Banda Aceh dan Pidie Jaya masing-masing dua orang serta satu warga lainnya asal Aceh Selatan.

Warga Aceh Positif Covid-19
Dokumentasi – Petugas melakukan pemindaian suhu tubuh terhadap penumpang kapal lambat dari Kota Sabang saat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Jumat (5/6/2020). (ANTARA/Khalis)

Sedangkan dua orang warga yang dilaporkan sembuh dari infeksi virus corona per hari ini merupakan warga asal Kabupaten Aceh Jaya. Serta tidak ada korban COVID-19 yang dilapokan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 8.679 orang, di antaranya yang masih dirawat atau isolasi mandiri 883 orang, warga yang telah dinyatakan sembuh 7.452 orang dan 344 orang meninggal dunia.

Jubir juga mengimbau warga agar memanfaatkan hari libur Natal dan tahun baru 2021 bersama keluarga, dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak dalam kondisi yang sangat mendesak di tengah situasi pandemi virus corona.

Hal itu, lanjut dia, salah satu upaya dalam menekan lonjakan kasus positif virus corona saat libur panjang akhir tahun 2020 tersebut. Menurut dia, banyak orang tanpa gejala (OTG) di sekitar kita yang tidak terdeteksi.

“Karena itu jangan pernah lengah memakai masker, menjaga jarak dan menghindari tempat-tempat orang berkerumun, dan selalu mencuci tangan dengan memakai sabun di bawah air yang mengalir,” katanya. (*)