Juli Ini, PT Pekola Langsa Ekspor 10 Ribu Ton Cangkang Sawit ke Jepang

Laporan Jamil Gade

ACEHSATU.COM | LANGSA – PT Pekola Langsa akan mengekspor cangkang kelapa sawit ke negara Jepang via Pelabuhan Kuala Langsa. Pada ekspor yang akan dilakukan Juli ini, perusahaan tersebut menargetkan sebanyak 10.000 ton.

Hal itu disampaikan Iswantara, Direktur Pengembangan Usaha PT Pekola Langsa saat menggelar Coffea Morning bersama sejumlah OKP, Perwakilan Mahasiswa dan wartawan di Aula Pertemuan  BUMD  di Taman Hutan Kota Gampong Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Sabtu (4/7/2020)

“Insya Allah,  Juli tahun ini sebanyak 10.000 ton cangkang sawit siap kita kirim ke negara Jepang via Pelabuhan Kuala Langsa,” ujarnya.

Disebutkan, PT Pekola sendiri pada tahun 2020 ini memang menargetkan ekspor cangkang kelapa sawit melalui Pelabuhan Kuala Langsa.

Pihaknya juga mempersiapkan pendirian Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di Pelabuhan Kuala Langsa. Juga mempersiapkan pendirian lokasi Pusat Logistik Berikat (PKB).

Selain itu, PT Pekola juga mengupayakan kegiatan ekspor untuk komoditi seperti ikan, kayu manis, biji pinang serta komoditi hasil bumi lainnya.

Terkait ekspor cangkang kelapa sawit, Iswantara mengatakan PT Pekola telah melakukan kesepakatan dengan para pengusaha dari negara Jepang yakni eksport sebanyak 10.000 ton cangkang kelapa sawit pengirimannyanya melalui pelabuhan Kuala Langsa ke negeri Sakura tersebut.

“Alhamdulillah, dari target 10.000 ton, saat ini sudah terkepul cangkang kelapa sawit sebanyak 13.000 ton” ujarnya.

Ia juga mengatakan, terhadap aktifitas ekspor tersebut, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan sejumlah perusahaan, salahsatu diantaranya yaitu PT Sulta Mediomas.

Disinggung menggandeng lembaga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Langsa terhadap kegiatan ekspor, Iswantara tidak menampik kemungkinan ke arah situ.

Dia menambahkan, segala pembiayaan yang ditimbulkan dari aktifitas ekspor itu keseluruhannya ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha Jepang.

“Kita (PT Pekola) setiap pemuatan terhadap ekspor cangkang kelapa sawit menerima royalti sebesar 5 persen  dari nilai transaksi,” ujarnya.

Dalam kegiatan coffea morning, juga dihadiri Direktur Utama PT Pekola, Muhammad Zufri dan Direktur Keuangan, Muhammad Nur.  (*)