JK akan ‘Lobi’ Jokowi Gelar Pilkada Aceh 2022?

Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) adalah salah satu tokoh kunci perdamaian Aceh pada tahun 2005.
Pilkada Aceh 2022
Jusuf Kalla (Foto: Fida/detikcom)

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) adalah salah satu tokoh kunci perdamaian Aceh pada tahun 2005.

Pascadamai Aceh, JK juga menjadi tokoh kunci penyelesaian polemik politik antara Aceh dan Pemerintah Pusat di Jakarta.

Tokoh Aceh, seperti Malik Mahmud dan Mualem kerap bertemu JK membahas persoalan politik dan perdamaian Aceh.

Bahkan, Deklarator GAM, Tgk Dr Hasan Ditiro juga pernah bertemu JK di Jakarta.

Polemik tahapan Pilkada Aceh yang seharusnya digelar tahun 2022 kini masih menggantung.

Komunikasi politik pun diakui masih buntu.

Pertemuan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) dengan Wali Naggroe Aceh, Malik Al Haytar dan Muzakir Manaf yang berlangsung Jumat (30/5/2021) memantik tanda tanya.

Bahas Politik Aceh
Pertemuan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar, Ketua Partai Aceh Mualem dengan mantan Presiden RI Yusuf Kalla, Jakarta, Jumat (30/4/2021) (ANTARA/HO/Dok.Humas Wali Nanggroe)

Kabag Humas Wali Nanggroe Aceh M Nasir Syamaun dilansir Antara, Minggu (2/5/2021) menyebutkan pertemuan itu digelar untuk membahas perkembangan politik dan perdamaian di Aceh.

“Kemarin disampaikan pak JK waktu menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh Malik Al Haytar bersama Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di rumahnya, di Jakarta,” kata M Nasir Syamaun.

Nasir menerangkan hasil pertemuan itu nantinya akan disampaikan JK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kementerian terkait.

Nah, publik akan menunggu hasil “lobi” JK ke Jokowi.

Publik pun berharap JK bisa membendung tekanan arus kaum ultranasionalis yang menolak Pilkada Aceh digelar tahun 2022!