Aceh Tamiang

Jembatan Rusak Parah, Warga Mayak Payet Dituntut Waspada

Sejumlah siswa Sekolah Dasar tampak harus berhati-hati saat melintas di Jembatan Kayu Gampong Matang Kecamatan Mayak Payet Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (5/2/2016). (ACEHSATU.COM/HENDRA)

Sejumlah siswa Sekolah Dasar tampak harus berhati-hati saat melintas di Jembatan Kayu Gampong Matang Kecamatan Mayak Payet Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (5/2/2016). (ACEHSATU.COM/HENDRA)

Laporan Hendra

ACEHSATU.COM, Kuala Simpang – Jembatan kayu Gampong Matang Kecamatan Mayak Payet Kabupaten Aceh Tamiang kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Padahal jembatan yang menghubungkan tiga gampong di Kecamatan Mayak Payet itu adalah akses utama bagi masyarakat sekitar.

Suwardi (66 tahun), warga setempat mengatakan, jembatan dengan pondasi kayu itu dibangun pada tahun 1988-1989, atau saat kawasan tersebut masih berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur sebelum dimekarkan. Namun, hingga saat ini tak kunjung dilakukan pembangunan secara lebih layak.

“Baru sekali jembatan Matang Cincin direhab oleh pemerintah, selepasnya ya swadaya masyarakat mengganti setiap papan kayu yang sudah lapuk,” ujarnya kepada ACEHSATU.COM, Jumat (5/2/ 2016).

Suwardi menambahkan, masyarakat kerap resah dan dituntut lebih waspada setiap kali melintasi jembatan tersebut, karena khawatir terjerembab ke dalam lubang. Apalagi pada malam hari kawasan tersebut gelap tidak berpenerang.

“Tidak hanya itu anak-anak pergi mengaji dan ke sekolah juga melewati jembatan tersebut,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Susi (34 tahun),  warga yang rumahnya dekat dengan jembatan. Dia mengatakan, terkadang warga terpaksa memperbaiki kerusakan sebab untuk mengakses ke beberapa desa bisa dilalui menggunakan jembatan ini.

Hanya saja, lanjut ibu dua orang anak ini, untuk melakukan perbaikan warga membeli material papan, kayu dan paku yang digunakan buat menutup lubang bersumber dari sumbangan.

Meski begitu, susi berharap pemerintah setempat segera membangun jembatan baru agar masyarakat tidak terkendala akibat kerusakan di lantai jembatan.

“Kami dengar-dengar mau dibangun, katanya di tahun ini, tapi secara pasti tidak tahu karena sering sih, orang datang cuma foto-foto saja,” tutupnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top