Jembatan Rangka Baja Tanjong Beuridi Terkikis Luapan Banjir

Jembatan rangka baja Tanjong Beuridi dalam kondisi terancam. Pasalnya, tebing bantaran tepi sungai sisi kanan sudah mulai dikikis banjir.
Jembatan Rangka Baja Tanjong Beuridi
Perangkat gampong dan petugas melihat tebing sisi kiri jembatan rangka baja Tanjung Beuridi-Blang Mane, amblas lagi, Sabtu (14/11/2020). (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Jembatan Rangka Baja Tanjong Beuridi  

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Jembatan rangka baja Tanjong Beuridi dalam kondisi terancam. Pasalnya, tebing bantaran tepi sungai sisi kanan sudah mulai dikikis banjir.

Sebelumnya tebing bantaran tepi sungai sisi kanan abudmen jembatan rangka baja Tanjong Beuridi – Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan, amblas terkikis banjir dan sempat ditangani tanggap darurat oleh pihak gampong.

Saat ini dampak luapan banjir ekses hujan deras yang terjadi Jumat (13/11/2020) malam, giliran tebing sungai di bagian kiri abudmen kembali amblas terkikis luapan banjir, guna mencegah kerusakan semakin parah pemerintah diharapkan membangun tanggul pengaman jembatan.

Harapan itu dikatakan Sekdes Blang Mane Muhammad (38) didampingi Kadus Alue Punti Syahrul (42) dan Babinsa Blang Mane Serda Isman, kepada Acehsatu.Com bersama tim dari BPBD Bireuen, melihat kelokasi, Sabtu (13/11/2020).

Dijelaskan, abrasi tebing sungai dekat jembatan itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan di tebing bagian kiri itu sebelum amblas, tahun 2017 lalu ada dibangun rumah mesin pompa air untuk menyuplai air ke sawah sekitarnya.

Namun tahun 2018 lalu, dampak terkikis luapan banjir dan bangunan itu ambruk ke dalam sungai. Dampak hujan deras dan luapan banjir Jumat (13/11/2020) malam, tebing sungai di pinggir jembatan sisi kiri amblas lagi.

“Mencegah jembatan rangka baja ini rusak kami mengharapkan agar Pemkab Bireuen dapat membangun tanggul pengaman di bantaran sungai ini,” harap Sekdes dan Kadus Gampong Blang Mane.

Diberitakan sebelumnya. Mencegah rusaknya jembatan rangka baja dijalan utama menghubungkan Gampong Tanjong Beuridi dan Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan. Pemerintah diharap dapat membangun tanggul pengaman sekaligus menangani amblasnya bantaran tebing sungai.

Jembatan Rangka Baja Tanjong Beuridi
Perangkat gampong dan petugas melihat tebing sisi kiri jembatan rangka baja Tanjung Beuridi-Blang Mane, amblas lagi, Sabtu (14/11/2020). (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

“Tebing sungai amblas itu sudah kami tangani tanggap darurat dan dibangun ceurucok batang bambu, untuk melindungi jembatan kami harap dibangun tanggul batu dibantaran sungai,” ujar Keuchik Blang Mane Ramadhan dan Kepala Dusun Alue Punti Syahrul Zakaria, kepada Aceh Satu.Com dilokasi.

Keuchik menambahkan, untuk usulan pembangunan tanggul pelindung jembatan rangka baja itu, sejak tahun 2018 dan 2019 sudah diusulkan dalam Musrenbang kecamatan dan berada diperingkat atas, meski sejauh ini belum ada realisasinya

Untuk itu Keuchik Blang Mane Ramadhan dan Kepala Dusun Alue Punti Syahrul Zakaria, dan juga Kepala Dusun Rambong Gampong Tanjong Beuridi Heri Musdar berharap pembangunan tanggul tersebut dapat direalisasikan.

Jembatan rangka baja dibangun era tahun 1990 an itu, berada dijalan utama antar gampong, dan akses jalan itu jalur lintas alternatif tembus dari Peusangan Selatan ke Krueng Simpo Kecamatan Juli, dan jalan lintas Bireuen-Takengon, terang perangkat gampong itu. (*)