oleh

Jembatan Bireuen-Takengon yang Dibangun Tahun 1967 Putus Diterjang Air Bah

-Bireuen-41 views

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Jembatan Jamur Ujung penghubung lintas Bireuen menuju Takengon (Tanggul Paya Sikameh) yang dibangun pada tahun 1967 alami amblas dan terputus akibat air bah, para pelintas jalur tersebut dialihkan ke rute jalan arah Pante Raya Pacuan Kuda, Komplek Perkantoran Bener Meriah, Belang Panas bagi yang ingin kembali ke Takengon dari Bireuen, Rabu (19/12/2018).

“Saat ini kami diminta mengalihkan rute jalan ke Pante Raya pacuan kuda komplek pemda belang panas kembali ke Takengon,” ungkap Ayuraddin salah seorang pelintas jalur tersebut kepada ACEHSATU.com Rabu sore (19/12/2018).

“Jembatan yang dekat Seladang Kopi putus,  saat itu saya sedang perjalanan menuju ke Takengon, kami dialihkan ke Jalan Simpang Tritit melalui simpang tiga,” lanjutnya.

“Kita akan menangani secara darurat Tanggul Paya Sikameh namun dengan kualitas baik, tahan dan kuat terhadap dorongan arus air dari waduk Paya Sikameh,” ujar Ayuraddin, warga pelintas tersebut.

Sementara itu, dari laporan Kepala Balai Jalan Nasional, H Subki yang diteruskan melalui media WhatsApp Grup BPBA diketahui amblasnya  Jembatan Desa Jamur Ujung sekitar 3 m dan terputus sehingga tidak bisa dilewati di KM. 296+600 akibat Abutment (pada sisi Takengon) yang runtuh disebabkan oleh terjangan air bah.

Saat ini tengah diupayakan mendapatkan pinjaman jembatan Bailey (30 m) dari Dinas PU Aceh, menelusuri jalan-jalan alternatif serta telah dilakukan pengamanan dan pemasangan rambu-rambu.

Adapun identitas dari jembatan sebagaimana rilis yang diperoleh menyebutkan, data jembatan dengan bentangan 32 meter dan lebar 6 meter, abutmet pasangan batu yang dibangun pada tahun 1967. (*)

Komentar

Indeks Berita