Jawaban Tegas Ketua FPI Aceh

Imam Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At Thahiri kemudian memberi tanggapan atas penangkapan Tgk AB tersebut.
FPI Aceh
FPI Aceh, Tgk Muslim At Thahiri. Foto Istimewa

FPI Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH  — Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim At Thahiri memberi jawaban tegas terhadap kasus penangkapan eks Sekretaris FPI Banda Aceh, Tgk AB terkait dengan dugaan ujaran kebencian.

Imam Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At Thahiri kemudian memberi tanggapan atas penangkapan Tgk AB tersebut.

Tgk Muslim At Thahiri menegaskan bahwa penangkapan mantan sekretaris FPI Kota Banda Aceh, berinisial Tgk AB oleh pihak Polda Aceh tidak ada sangkut-pautnya dengan FPI Aceh.

Dikatakan, Tgk AB yang pernah menjabat sebagai sekretaris FPI Kota Banda Aceh itu sudah lama tidak lagi sebagai anggota FPI Aceh.

FPI Aceh
FPI Aceh, Tgk Muslim At Thahiri. Foto Istimewa

“Ini tidak ada sangkut paut dengan FPI, karena yang bersangkutan sudah lama tidak lagi sebagai anggota FPI,” kata Tgk Muslim At Thahiri kepada sejumlah wartawan.

Ditambahkan, Tgk AB sudah dua tahun tidak aktif dalam organinasi FPI Aceh.

“Kita semua sangat prihatin dan sangat menyesalkan perbuatannya,” kata Tgk Muslim At Thahiri.

Penangkapan terkait postingan di facebook

Seperti diketahui, mantan sekretaris sebelumnya tertulis ketua FPI Banda Aceh berinisial Tgk AB ditahan Polda Aceh lantaran menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial. 

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta menyebutkan Tgk. AB ditahan terkait postingan di akun Facebook pribadi yang menyerang Pemerintah dan institusi Polri.

Dari pengakuannya, yang bersangkutan pernah menjabat Sekretaris Front Pembela Islam (FPI).

“Di akun Facebook dan video yang di postingnya, ada unsur ujaran kebencian terhadap institusi Polri terutama terhadap Kapolri,” kata Kombes Pol Margiyanta didampingi Ps.Kasubdit V Siber, Kompol Mugi Prasetyo, Sabtu (21/11/2020). 

Postingan di media sosial yang menyudutkan pemerintah dan institusi Polri, kata Kombes Pol Margiyanta sudah lama di pantau oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri dan Polda Aceh.

“Postingannya di akun Facebooknya sudah lama di pantau Mabes Polri dan Polda lewat patroli Siber,” ucapnya  Saat ini, kata Kombes Pol Margiyanta, mantan sekretaris Ormas, Tgk. AB telah ditetapkan tersangka kasus ujaran kebencian dan ditahan penyidik unit Siber Polda Aceh guna pemeriksaan lebih lanjut. 

“Yang bersangkut dijerat dengan UU ITE. Dalam kasus ini polisi telah memeriksa lebih dari tiga orang saksi termasuk ahli,” ungkap Kombes Pol Margiyanta. (*)