oleh

JASA Menilai Pelatihan Life Skill Yang Digelar BRA Hanya Proyek Semata

-Lhokseumawe-177 views

ACEHSATU.COM |  LHOKSEUMAWE –  Berkaitan dengan acara pelatihan life skil yang di adakan oleh Badan Rentegrasi Aceh (BRA) di hotel lido graha Lhokseumawe, Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) merasa tidak tepat sasaran, Selasa (12/11/2019).

Acara pelatihan yang di gelar oleh BRA tersebut yang dimulai dari tanggal 11-14 November 2019 di Lido Graha itu mendapat komplin dari Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), pasalnya, Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Pusat melaksanakan pelatihan life skill di Aceh Utara dalam rangka pemberdayaan ekonomi eks kombatan, eks tahanan dan narapidana politik (tapol/napol), dan masyarakat terimbas konflik, namun fakta di lapanagan tidak sesuai,

Kordinator Daerah 2 samudra pase, Abdul Hafis mengatakan bahwa mereka tidak terima dan kecewa terhadap BRA pusat yang secara prosedur sudah menyalahi aturan, yang seharusnya korban konflik yang di prioritaskan, namun Hafis mengaku dari jaringan aneuk syuhada aceh (JASA) yang ayahnya meninggal saat konflik di Aceh berlangsung, tidak satupun dari mereka yang mengikuti pelatihan life skill yang di gelar oleh BRA pusat di lido graha,

“Kami tidak terima dan kecewa berat kepada BRA pusat, karna tidak satupun dari kami anak syuhada menjadi peserta life skill, jngankan menjadi peserta, undangan dan pemberitahuan pun kami tidak terima, apalagi acara dilaksanakan di Lhokseumawe, saya selaku Kordinator Anak syuhada di Daerah 2 tidak terima” kata Hafis

Hafis melanjutkan, ” BRA menggelar acara bukan hanya untuk menghabiskan anggaran, apalagi tidak tepat sasaran, kami kecewa kepada ketua BRA pusat M.yunus yang tidak propesional dalam menjalankan tugas yang di amanah kan oleh MoU Helsinki, dan berharap kepada Muzakkir manaf atau (Mualem) selaku ketua komite peralihan aceh KPA pusat untuk merekomendasikan kepada Plt gubernur Aceh secepatnya untuk menggantikan ketua BRA pusat karna dianggap tidak amanah dalam menjalankan tugasnya, dan untuk menjamin keberlangsungan perdamain di Aceh mengingat sampai saat ini korban konflik dan aneuk syuhada belum tersentuh bantuan apapun dari BRA terutama kami yang di wilayah pase” tutup hafis

Komentar

Indeks Berita