Jangan Terkecoh Istilah, Kunci Selamat Dari Covid-19: Gunakan Masker, Sering Cuci Tangan dan Jaga Jarak

ACEHSATU.COM – Indonesia memang berbeda dengan negara lain. JIka negara-negara mengenal istilah lockdown sebagai salah satu strategi mengatasi penyebaran coronavirus yang meluas di wilayahnya, Indonesia justru tidak mengenal istilah tersebut.

Namun ada istilah lain yang dikenal dalam peraturan perundang-undangan Indonesia sebagai gantinya lockdown yaitu karantina wilayah, pembatasan sosial berskala besar PSBB), dan isolasi mandiri.

Termasuk, Indonesia juga tidak mengenal istilah yang sekarang ini digunakan oleh pemerintah untuk menata kembali kehidupan sosial, budaya, ekonomi, agama, dan pendidikan masyarakat dengan pendekatan baru yaitu new normal.

Bermacam istilah yang dimunculkan itu meski terlihat seolah-olah sangat limiah namun ternyata telah membingungkan masyarakat awam. Akibatnya mereka tidak memahami subtansi dari setiap istilah yang ada terkait implimentasi kebijakan dalam mengatasi wabah covid-19.

Di beberapa provinsi yang menerapkan PSBB juga tidak memberikan dampak yang siginfikan terhadap penurunan jumlah kasus, trennya bahkan cenderung naik sebagaimana sebelum kebijakan PSBB diterapkan. Misalnya DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Kendati demikian PSBB memang memberi dampak positif terhadap penurunan polusi udara karena rendahnya tingkat lalu lintas kenderaan. Akan tetapi itu bukanlah tujuan utama yang ingin dicapai.

Mengapa PSBB tidak efektif?

Itulah yang saya katakan bahwa kita tidak perlu terkecoh dengan istilah apa pun yang diperkenalkan dalam upaya pemutusan rantai penularan wabah Covid-19, apabila tiga tindakan kunci tidak benar-benar dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat.

Termasuk istilah new normal yang oleh Presiden Jokowi meminta kepada seluruh stakeholder untuk mempromosikan secara masif.

Semua istilah tersebut tidak ada gunanya terhadap pemutusan rantai penularan Covid-19 jika setiap orang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, sering cuci tangan, dan jaga jarak tidak dilakukan dengan disiplin.

Oleh karena itu, daripada sibuk dengan macam-macam istilah yang terlihat keren itu tapi masyarakatnya tidak mengerti, maka lebih bagus bila pemerintah gencarkan saja edukasi kepada masyarakat untuk disiplin menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak. Sebab itulah kunci utama selamat dari Covid-19. Hanya itu cara yang paling efektif mencegah penyakit tersebut. (*)