Jalan Seuneubok Lhong Rusak Parah, Warga Minta Diaspal

Jalan Seuneubok Lhongrusak parah. Akibatnya warga menaruh harapan besar dari Bupati Bireuen agar memastikan perbaikan jalan utama dan diaspal pada tahun 2021.
Jalan Seuneubok Lhong
Kondisi badan jalan menuju ke Seunebok Lhong, Kecamatan Jeumpa digenangi air hujan, Kamis (26/11/2020) pagi. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Jalan Seuneubok Lhong rusak parah. Akibatnya warga menaruh harapan besar dari Bupati Bireuen agar memastikan perbaikan jalan utama dan diaspal pada tahun 2021.

“Saya sudah tanya kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Fadhli Amir ST, perbaikan jalan ke Seuneubok Lhong ini sudah dianggarkan 2021,” ujar Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat resmikan BUMG Maju Bersama unit usaha penggemukan sapi.

Lanjutnya, pembangunan jalan rusak mulai dari sambungan jalan telah di aspal hotmix dikawasan Gampong Blang Rheum, akan dilanjutkan pembangunan jalan aspal sepanjang 1 km sampai Seunebok Lhong.

Jalan Seuneubok Lhong
Kondisi badan jalan menuju ke Seunebok Lhong, Kecamatan Jeumpa digenangi air hujan, Kamis (26/11/2020) pagi. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

“Saat meninjau waduk tadi saya melihat kondisi jalan juga rusak, guna mendukung pengembangan waduk menjadi objek wisata, dalam APBK-P dapat ditambah lagi agar di tahun 2021 jalan Seuneubok Lhong kita tuntaskan,” ungkap Bupati Muzakkar.

Terkait harapan Keuchik Seuneubok Lhong Sudirman Ismail SKom, untuk rencana pengembangan waduk jadi objek wisata, begitu juga waduk di gampong sekitar. Pemkab Bireuen juga membantu hadirkan pejabat Kementerian Pariwisata nantinya.

Sementara Tgk Imum Gampong Seunebok Lhong dan warga kepada Acehsatu.Com, ditemui dilokasi Kamis (26/11/2020) pagi menyampaikan, jalan rusak dari kawasan Blang Rheum dan gampong sekitarnya sampai Seunebok Lhong sekitar 2,5 km.

Paska diaspal 20an tahun silam sampai dengan saat ini jalan Seuneubok Lhong kondisi tanah liat bercampur bebatuan rusak parah dan becek licin berlumpur habis diguyur hujan, sehingga warga harus ekstra hati-hati melintasinya.

Jalan ini merupakan akses jalan induk gampong yang setiap hari menjadi jalur utama lintasan aktifitas masyarakat dan memasarkan aneka macam hasil panen dari kebun untuk dijual ke pasar Kota Bireuen, memenuhi kebutuhan hidup.

“Setiap hari pagi-pagi sekali jalan ini juga dilalui oleh ibu-ibu dari Seunebok Lhong untuk pergi ke pasar Kota Bireuen menjual daun pisang, tetapi setiap hujan kondisi jalan becek seperti ini,” keluh Tgk Imum dan berharap perhatian Pemkab Bireuen untuk dapat di aspal jalan tersebut. (*)