Aceh Timur

Jalan Antarkecamatan Rusak, Ini Tanggapan Anggota DPRK Aceh Timur

“Walaupun tidak ada jembatan untuk menyeberang tetapi mereka menyeberang memakai sampan untuk menjual hasil panen mereka, seperti padi, sawit dan lain-lain,”

FOTO | MUHAMMAD FURQAN

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR –  Anggota DPRK Aceh Timur, Fadil Muhammad menanggapi terkait jalan lintas antarkecamatan di Simpang Ulim dan Kecamatan Pante Bidari yang meliputi beberapa desa di antaranya Desa Matang Kumbang, Nincah Awe dan Arakundo Cot di Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

“Setelah mengetahui informasi dari masyarakat dan setelah terjun ke lokasi, dipastikan jalan ini sangat layak diperbaiki karena jalan tersebut adalah jalur perekonomian warga dan juga jalan akses pendidikan,” kata Fadil Muhamamd kepada ACEHSATU.COM, Kamis (12/07/2018).

Fadil mengatakan, kepada pemerintah diminta untuk segera memperbaiki jalan tersebut karena jalan ini jalan akses alternatif warga dan siswa untuk ke sekolah dan wajib untuk diperbaiki,” katanya.

“Jalan ini juga digunakan oleh petani untuk membawa hasil panen meraka ke ibukota kecamatan”.

“Walaupun tidak ada jembatan untuk menyeberang tetapi mereka menyeberang memakai sampan untuk menjual jenis hasil panen mereka, seperti  padi, sawit, coklat dan lain-lain,” jelasnya.

“Kita  berharap juga kepada KPA/PA untuk mendukung dan melakukan langkah-langkah proses lahirnya pembangunan jalan tersebut supaya terealisasi dengan cepat karena jalan tersebut sangat krusial bagi masyarakat,” kata Fadil. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top