Jadi Juru Kabar, Jurnalis di Aceh Utara dan Lhokseumawe Dilatih Gunakan AK 101 dan Pistol FN

Jadi Juru Kabar, Jurnalis di Aceh Utara dan Lhokseumawe Dilatih Gunakan AK 101 dan Pistol FN
Sejumlah wartawan saat memperoleh pelatihan menembak dari Brimob Polda Aceh di lapangan tembak Jeulekat Lhokseumawe, Sabtu (22/8/2020). | Foto: ANTARA/Dedy Syahputra

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Sejumlah wartawan di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe memperoleh pelatihan menembak di lapangan tembak Jeulekat Brimob Batalyon B Pelopor Polda Aceh di Lhokseumawe, Sabtu (22/8/2020).

Para juru kabar itu dilatih menggunakan senjata laras panjang jenis AK 101 dan pistol FN.

Pelatihan yang dipimpin Danki 1 Batalyon B Pelopor Iptu M Nafis Luthfy SH ini disebut untuk memperkuat hubungan silaturahmi sesama mitra kerja.

Kegiatan tersebut diawasi langsung Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani dan Pasi Ops Batalyon B Pelopor Iptu Zulfikar.

“Hari ini kita melakukan kegiatan rutin yaitu latihan kemampuan penguasaan senjata api personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh.” kata Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Danki 1 Iptu M Nafis Luthfy SH dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Sabtu.

“Dalam kesempatan ini kita juga mengundang rekan-rekan wartawan dengan tujuan untuk memperkuat hubungan tali silaturahmi sesama mitra kerja,” tambah Iptu M Nafis Lutfi.

Dalam pelatihan menembak untuk mitra kerja Brimob Polda Aceh, para wartawan diberikan penjelasan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dan juga pengetahuan bagaimana cara menggunakan senjata api jenis AK 101 dan pistol FN.

Pererat hubungan

Pelatihan menembak kepada wartawan itu disebut sebagai ajang mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin.

“Jadi hari ini kita mengajak rekan-rekan wartawan Pasee untuk latihan menembak sebagai ajang silaturrahmi antara anggota Brimob Polda Aceh dan awak media,”katanya.

Wartawan disebutkan diberi kesempatan menembak menggunakan peluru, masing-masing sebanyak lima butir untuk menembak sasaran yang telah disediakan dan juga akan dinilai.

Berdasarkan hasil tembakan wartawan Antara Dedy Syahputra dan fotografer Antara Rahmad YF memperoleh nilai tertinggi dengan perolehan nilai 9 10 10. (*)